Yuk Bergabung Di Komunitas UKM Maju Baimbai, Mahrani Jelaskan Kelebihannya

Yuk Bergabung Di Komunitas UKM Maju Baimbai, Mahrani Jelaskan Kelebihannya
MILIKI GALERI - UKM Maju Baimbai kini sudah memiliki galeri sendiri, untuk memasarkan produk-produk olahan pelaku UMKM yang tergabung didalam komunitasnya.

MartapuraKlik – Saat ini, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai memiliki peranan penting dan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia. Di Kabupaten Banjar sendiri ada ribuan pelaku usaha UMKM, di mana mulai membentuk berbagai komunitas. Salah satunya komunitas UKM Maju Baimbai.

Bahkan, komunitas UKM Maju Baimbai saat ini sudah memiliki galeri produk, berlokasi di Jalan Menteri Empat, Karangan Putih, Kelurahan Keraton, Martapura.

Read More

Dikatakan Pengurus UKM Maju Baimbai Mahrani Ahmad, UKM ini sendiri merupakan perkumpulan dan komunitas para pelaku UMKM di Kalsel, yang saat ini berpusat di Kota Serambi Makkah Martapura.

“Sekitar 200 pelaku UMKM saat ini yang terhubung dari berbagai bidang. Namun, khusus UKM Maju Baimbai berisi pelaku UMKM dibidang produk hasil olahan pangan seperti cemilan, dan lain-lain,” katanya, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, UKM Maju Baimbai yang dipimpin Ketua Aristu Hakim ini, menjadi wadah pemasaran bagi anggotanya.

“Ke depan kita berharap menjadi wadah pemasaran yang lebih luas dan menjadi pusat hasil olahan pangan para pelaku UMKM, khususnya di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Yuk Bergabung Di Komunitas UKM Maju Baimbai, Mahrani Jelaskan Kelebihannya

Dikesempatan ini, dirinya juga mengajak agar pelaku UMKM bisa bergabung di komunitas ini. Bisa juga menghubungi via Instagram UKM Maju Baimbai (https://www.instagram.com/umkmajubaimbai/).

“Ada keuntungan bergabung dalam komunitas kita. Selain terjalin silaturahmi, jika ada informasi program pemerintah yang berhubungan dengan UMKM. Maka, kita bisa mendapatkan informasi tersebut dengan cepat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Mahrani, dapat pula menjadi wahana untuk mengmbangkan produk UMKM dengan banyak relasi dan adanya galeri sebagai media pemasaran dan promosi.

UMKM berdasarkan hukum diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UU UMKM) dan kemudian direvisi dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PP UMKM) yang telah diterbitkan oleh pemerintah bersama 48 peraturan pelaksana lainnya dari Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).

Kriteria sebuah usaha disebut UMKM itu sendiri penggolongannya berdasarkan besaran omzet per tahun, jumlah kekayaan atau aset dan jumlah karyawan yang dipekerjakan.

Ada beberapa ciri khusus yang membedakan dengan usaha-usaha lainnya. Yakni, jenis barang atau komoditi yang dapat berganti sewaktu-waktu (alias tidak tetap) dan tempat usaha juga bisa berpindah-pindah apabila diperlukan. Disamping itu kebanyakan usaha ini juga belum memiliki penerapan administrasi yang memadai.

Lebih jelasnya dalam Pasal 35 hingga Pasal 36 PP UMKM, UMKM dikelompokkan berdasarkan kriteria modal usaha atau hasil penjualan tahunan.

Dilain sisi, sekedar diketahui, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu praktik usaha populer di kalangan masyarakat dan menjadi salah satu roda penggerak perekonomian negara.

Kegiatan usaha atau bisnis yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, maupun badan usaha kecil menurut data Bank Indonesia (BI) memberikan sumbangan besar terhadap Produk Domestik Bruto (61,1%), penyerapan tenaga kerja (97,1%), dan ekspor (14,4%).

Dengan sumbangan sebesar itu, UMKM yang dinilai memiliki peranan penting dan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *