Warhamni: Pokdarkamtibmas Kalsel Inginkan Ada Peran Pemerintah Daerah

KURANG MAKSIMAL - Ketua Pokdarkamtibmas Kalsel Warhamni mengungkapkan, adanya peran pemerintah daerah guna memaksimalkan kinerja Pokdarkamtibmas di Kabupaten Banjar.

MartapuraKlik – Keberadaan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas), bertujuan agar dapat membantu terwujudnya kehidupan masyarakat aman dan tertib. Tak terkecuali di Kabupaten Banjar.

Ketua Pokdarkamtibmas Kalsel Warhamni mengungkapkan, meski sudah dilantik kepengurusannya di Kabupaten Banjar. Namun, kinerjanya belum bisa terlihat secara maksimal.

Read More

“Selain lembaga ini baru, pemerintah juga belum ada memberikan kucuran dana,” ungkapnya, Senin (21/11/2022).

Oleh karena itu, pihaknya telah mengajukan permohonan dana, terlebih organisasi tersebut resmi dan sudah diketahui oleh Kesatuan Bangsa dan Polisitisi (Kesbangpol) Kabupaten Banjar maupun daerah lain di Kalsel.

“Semoga kedepan apa yang kami harapkan terwujud, minimal bantuan operasional,” pintanya.

Pria yang juga sebagai Anggota Bamus DPRD Banjar ini, menginginkan bahwa pengurus Pokdarkamtibmas Kalsel, inginkan ada peran pemerintah daerah.

“Alasannya, agar organisasi ini khususnya yang di daerah mampu berjalan dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsinya,” bebernya.

Disisi lain dirinya menjelaskan, beberapa waktu lalu Ketua Pokdarkamtibmas Kabupaten Banjar juga sudah dikukuhkan.

“Selain di Kabupaten Banjar, Pokdarkamtibmas se Kalsel juga sudah dikukuhkan. Saya juga menghadiri langsung,” jelasnya.

Lebih jauh paparkan Warhamni ini, Pokdarkamtibmas difungsikan untuk membantu tugas-tugas Polri dan juga pemerintahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Banjar.

Adapun anggota oraganisasi ini, tambah Fraksi Nasdem, berasal dari semua lapisan masyarakat. Mulai dari pegawai, wirausaha, security, pedagang, tokoh masyarakat serta pejabat.

“Intinya, memenuhi syarat yang tercantum dalam AD/RT. Nantinya anggota akan diteliti oleh pengurus sektor maupun subsektor dan dibekali dengan Sandi Panggil, Kartu Tanda Pengenal, dan KTA Mitra Polri/Mitra Kepolisian,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *