Warga Binaan Lapas Narkotika Hasilkan Produk Mebel Berkualitas dan Siap Menerima Pesanan

MartapuraKlik – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian pertukangan kayu, mampu hasilkan produk mebel berkualitas tinggi dan siap menerima pesanan dari masyarakat luas, Kamis (01/09/22).

Mebel berbahan dasar kayu ini, merupakan salah satu dari berbagai produk unggulan karya WBP yang dimiliki Lapas Narkotika Karang Intan, bertahap mulai dipromosikan kepada masyarakat luas untuk siap menerima pesanan yang pembuatannya disesuaikan dengan keinginan pembeli (custom).

WBP Lapas Narkotika Karang Intan terampil mengolah kayu sehingga karya yang dihasilkan rapi presisi serta bernilai jual tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo, yang telah membeli produk lemari karya WBP untuk rumah dinas yang dirinya tempati.

“Berbekal pelatihan pertukangan kayu, warga binaan mendapatkan keterampilan untuk bisa menghasilkan karya, salah satunya membuat lemari yang bisa custom sesuai dengan yang kita inginkan, dan saya membeli untuk ditempatkan di rumah dinas dan lemari tersebut saya akui sangat bagus, mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,” jelas Kalapas.

Lebih lanjut, dirinya berharap keahlian yang didapat warga binaan dari pembinaan yang diikuti mampu menjadi sumber pemasukan saat selesai menjalani pidana dan kembali ke masyarakat.

“Keahlian ini tentu sebagai bekal bagi mereka sebelum nantinya kembali ke masyarakat, dan diharapkan berguna untuk menjadi tumpuan ekonomi bagi diri dan keluarga, juga mereka tidak dipandang sebelah mata,” tambahnya.

Kalapas mengakui dan mengapresiasi hasil kreativitas WBP dan dirinya meminta produk mebel Lapas Narkotika Karang Intan dipasarkan secara luas. Bagi masyarakat yang ingin membeli dapat melakukan direct message ke akun media sosial instagram @lapasnarkotika_karangintan.

Pesanan yang masuk selanjutnya dikerjakan warga binaan, hasil penjualan nantinya menjadi salah satu komponen bagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian untuk warga binaan.

“Pengerjaan mebel ini menurut saya cukup menantang, terlebih pelanggannya adalah Kalapas sendiri, namun berkat bimbingan dari petugas sehingga hasil akhirnya menurut saya sangat memuaskan,” ungkap Ishak salah seorang warga binaan yang terlibat di program pembinaan kemandirian pertukangan kayu. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *