Upaya Pengendalian Inflasi, DKUMPerindag Gelar Pasar Murah Hingga Desember

PASAR MURAH - DKUMPerindag Kabupaten Banjar saat melaksanakan Pasar Murah di Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan.

MartapuraKlik– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar telah mengambil langkah sebagai upaya menekan atau pengendalian angka inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BMM), yang tentunya mempengaruhi perekonomian masyarakat.

Salah satunya saja melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPerindag) Kabupaten Banjar, dengan melaksanakan Pasar Murah diseluruh kecamatan di Kabupaten Banjar. Di mana terlaksana setiap sebulan sekali, mulai Oktober hingga Desember 2022 mendatang.

Read More

Perihal tersebut disampaikan Kepala DKUMPerindag Banjar I Gusti Made Suryawati, usai menggelar sosialisasi di Kecamatan Martapura, Selasa (15/11/2022).

“Untuk kegiatan sebulan sekali ini terlaksana di kabupaten dan pada November 2022, sudah memasuki putaran kedua untuk kegiatan Pasar Murah yang digelar ditiap kecamatan,” katanya, kepada MartapuraKlik.

Kemudian untuk titik pelaksanaan Pasar Murah, tambah Kepala DKUMPerindag Banjar, sesuai dengan rapat bersama oleh para camat dan sudah terjadwalkan dengan lokasi yang sudah ditentukan. Baik itu di kantor kecamatan maupun kantor desa.

“Untuk stok persediaan di kabupaten, kita menyiapkan 2.000 paket sembako setiap kali pelaksanaan. Sementara, untuk ditiap kecamatan ada sebanyak 200 paket,” tambahnya.

Tak hanya itu saja, dalam kegiatan Pasar Murah ini pihaknya juga memberikan subsidi, yakni menjual sembako dengan harga di bawah harga pasar.

“Sembako yang dijual pada Pasar Murah tersebut di antaranya, telor, beras, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu. Barang-barang tersebut berasal dari Bulog dan distributor yang digandeng oleh DKUMPerindag sebagai supplier,” tuturnya.

Dilain sisi, Ia menegaskan bawah DKUMPerindag setiap harinya selalu melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, di mana disampaikan setiap hari ke inspektorat langsung dari pusat.

Kendati harga bahan pokok di Kabupaten Banjar sudah mulai stabil. Namun ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan, di antaranya beras, telur dan ayam ras.

“Semoga kedepannya dengan adanya langkah-langkah dari Pemkab Banjar melalui DKUMPerindag ini, harga-harga bahan pokok sudah mulai stabil,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *