Ungkapkan Rasa Kekecewaan, Supiansyah Darham: Sebaiknya Dijadwalkan Kembali Mediasinya di PN Martapura

Ungkapkan Rasa Kekecewaan, Supiansyah Darham Sebaiknya Dijadwalkan Kembali Mediasinya di PN Martapura
KECEWA - Mewakili belasan Cabor, Ketua PORKI Banjar Irwan Bora didampingi kuasa hukumnya Supiansyah Darham, merasa kecewa atas pemunduran jadwal mediasi yang disampaikan secara tiba-tiba oleh kuasa hukum dari pihak tergugat.

MartapuraKlik – Mewakili belasan cabang olahraga (Cabor), Ketua Cabor Persatuan Olahraga Karate Indonesia (PORKI) Banjar Irwan Bora, didampingi Kuasa Hukumnya Supiansyah Darham, mengungkapkan rasa kekecewaannya.

Pasalnya, undangan dari Pengadilan Negeri (PN) Martapura terkait mediasi Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang dinilai sebagai cacat hukum ini, semestinya dimulai pada pukul 10.00 Wita malah molor menjadi pukul 14.00 Wita.

Read More

“Ini merupakan kekecewaan terhadap pihak kita sebagai penggugat, padahal kita sudah menghadiri undangan ini mulai pukul 9.00 Wita. Alasan diundurnya jadwal mediasi ini disampaikan kuasa hukum pihak tergugat (organisasi induk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar) juga secara tiba-tiba,” bebernya, kepada MartapuraKlik, Selasa (18/1/2022).

Hal ini pun dianggap Irwan Bora, tidak menghargai lembaga PN Martapura yang sudah menjadwalkan mediasi tersebut.

“Kedepannya kalau memang ada undangan seperti ini sebaiknya tepat waktu. Berdasarkan kuasa hukum kita, undangannya seharusnya sudah mulai jam 10 pagi,” katanya,

Ia mengimbau dan mempertegas kepada pengurus KONI terpilih bahwasanya sampai saat ini masih berperkara agar, tidak membuat kegiatan atau semacamnya yang berhubungan dengan kegiatan KONI.

“Karena saat ini kita masih simpang siur siapa Ketua terpilih KONI Kabupaten Banjar saat ini. Kalau ketua KONI belum dilantik, berarti anggotanya belum sah. Kalau pengurus KONI terdahulu kan sudah bubar,” cetusnya.

Ia mengaharapkan, kepada KONI Provinsi Kalsel supaya bisa mengambil alih agar kegiatan ke olahragaan di Kabupaten Banjar bisa berjalan seperti sebelumnya.

“Kalau dibiarkan seperti ini, kasihan cabor-cabor yang lain,” ucap Irwan Bora.

Di tempat sama, Supiansyah Darham selaku Kuasa Hukum dari pihak penggugat menerangkan, untuk jadwal undangan dari PN Martapura ini sudah diterimanya sejak dua minggu lalu.

“Namun, secara tiba-tiba kuasa hukum dari pihak tergugat meminta penundaan mediasnya ke jam 2 siang. Tentu saja kami keberatan dan menunda persidangan. Sebaiknya dijadwalkan kembali mediasinya,” tegasnya.

Pihaknya juga mempertanyakan terkait siapa yang memilih Pelaksana tugas (Plt) KONI Kabupaten Banjar.

Dilain sisi, Supiansyah Darham menegaskan, KONI yang baru terpilih beberapa waktu lalu terlaksana di salah satu hotel berbintang di Kabupaten Banjar ini, sebaiknya jangan dulu melakukan langkah-langkah mengirim surat rapat dan lain sebagainya.

“Kita hormati dulu pengadilan. Karena perkara ini masih berproses di Pengadilan Negeri Martapura, jangan main seenaknya saja,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *