Tokoh Penuntutan Pemekaran Gambut Raya Serahkan Dokumen Kajian ke Bupati Banjar

Tokoh Penuntutan Pemekaran Gambut Raya Serahkan Dokumen Kajian ke Bupati Banjar
SILATURAHMI - Sejumlah Tokoh penuntutan pemekaran Gambut Raya melakukan audiensi dengan Bupati Banjar Saidi Mansyur, didampingi Sekda Banjar HM Hilman, Sabtu (1/1/2022) malam.

MartapuraKlik – Sejumlah Tokoh penuntutan pemekaran Gambut Raya sambangi rumah dinas (rumdin) Bupati Banjar, yang mana diterima langsung oleh Bupati Banjar Saidi Mansyur, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar HM Hilman. Bertempat di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Sabtu (1/1/2022) malam.

Selain melakukan silaturahmi, sejumlah tokoh tersebut di antaranya Supian HK, Dr Taufik Arbain, Aspihani Ideris dan lainnya memberikan dokumen hasil pengkajia Rencana Pembentukan Kabupaten dilaksanakan oleh Pusat Studi Kebijakan Kependudukan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bekerja sama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalsel.

Read More

Supian HK, Ketua Umum Panitia Penuntut Pemekaran Kabupaten Gambut Raya mengatakan, dokumen ini sudah kita serahkan dan diterima langsung oleh Bupati Banjar.

“Beliau juga sangat mendukung pemekaran yang kami ajukan ini. Karena menurutnya untuk wilayah Kabupaten Banjar terlalu luas,” ungkapnya.

Untuk proses kedepannya, lanjut Supian HK, untuk menyetujui adanya pemekaran tersebut. Selanjutnya Bupati Banjar akan meminta persetujuan dari anggita DPRD Kabupaten Banjar.

“Pihak Provinsi sudah mendukung. Bahkan mereka juga sudah mengeluarkan dana untuk proses pengkajian penelitian selama 2 tahun lalu,” tuturnya, yang juga sebagai Ketua DPRD Kalsel

Untuk tahap berikutnya, pihaknya diminta untuk mengajukan kembali permohonan pemekaran Kabupaten Gambut Raya secara resmi.

“Karena permohonan kami akan dipelajari lagi oleh mereka. Jika sudah dipelajari dan dikatakan layak, maka Bupati Banjar akan mengeluarkan rekomendasi pemekaran itu,” ujarnya.

Sementara, Tim Peneliti Pembentukan Kabupaten Gambut Raya Dr Taufik Arbain menjelaskan, hasil kajian yang sudah dilakukan ini, sejalan dengan riset dari Balitbangda Kalsel, dalam studi kelayakan pemekaran Kabupaten Banjar untuk melahirkan Kabupaten Gambut Raya.

“Dari analisis kami, aspek hukum, kependudukan, ekonomi, daya saing, produk domestik regional bruto (PDRB) hingga dinamika sosial politik, sangat layak jika Gambut Raya menjadi sebuah kabupaten,” sebutnya.

Didalam risetnya, ia juga menguraikan tuntutan pembentukan Kabupaten Gambut Raya terpisah dari Kabupaten Banjar bukan suara segelintir elite atau para penuntut. Justru merupakan mayoritas keinginan dari 5 kecamatan yang akan bergabung membentuk daerah otonom baru.

“Dari 6 kecamatan yang akan tergabung, 98 persen setuju dibentuk otonom baru terpisah dari Kabupaten Banjar,” tuturnya.

Tokoh Penuntutan Pemekaran Gambut Raya Serahkan Dokumen Kajian ke Bupati Banjar

Disamping itu, Sekretaris Panitia Penuntutan Pemekaran Kabupaten Gambut Raya H Aspihani Ideris menambahkan, dengan terbentuknya daerah otonom baru Gambut Raya tidak akan menjadikan miskin kabupaten induk yang memekarkan.

“Kalau Gambut Raya sudah resmi menjadi kabupaten mandiri, daerah Kabupaten Banjar masih memiliki SDA yang cukup besar. Yakni, berupa pertambangan, perkebunan, intan, emas dan lain-lain. Sehingga dengan terbentuknya daerah otonom baru tidak menjadikan miskin kabupaten induk yang memekarkan ini,” kata Aspihan.

Ia mengharapkan, 200 ribu lebih warga dari 6 kecamatan yang termasuk dalam wilayah Gambut Raya di antaranya, kecamatan Gambut, Kertak Hanyar, Tatah Makmur, Aluh-Aluh, Beruntung Baru dan Sungai Tabuk, bisa mempermudah dan memperlancar pelayanan publik.

Di tempat sama, Bupati Banjar diwakili Sekda Banjar HM Hilman menjelaskan, ada 2 kajian yang disampaikan oleh pihak panitia pembentukan Kabupaten Gambut Raya, selama dua tahun.

“Berdasarkan hasil kajian itulah yang disampaikan kepada Pak Bupati Banjar dan diterima beliau,” jelasnya.

Sehingga dari pertemuan tersebut, HM Hilman menjelaskan, ada kesepahaman terkait dengan mekanisme selanjutnya, di mana surat resmi dari panitia akan disampaikan kepada Bupati Banjar dan DPRD Kabupaten Banjar sebagai dasar untuk pengusulan ke pemerintah pusat.

“Hal ini berkaitan dengan pembentukan kecamatan eks Kabupaten Gambut Raya, sebagai pemekaran Kabupaten Banjar,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *