Tingkatkan Potensi Diri Petugas Lapas Narkotika Karang Intan, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Pimpin Kegiatan

BERSWAFOTO - Kakanwil Kemnkumham Kalsel bersama jajaran Lapas Narkotika Karang Intanmelakukan foto bersama disela kegiatan.

KAKANWIL BERI STIMULAN ‘DINAMIKA KELOMPOK’ TINGKATKAN POTENSI DIRI PETUGAS LAPAS NARKOTIKA KARANG INTAN

MartapuraKlik – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Kalsel Lilik Sujandi, langsungkan kegiatan dinamika kelompok bagi petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, di halaman Lapas, Rabu (24/8/2022) sore.

“Dinamika kelompok merupakan metode dan proses yang bertujuan meningkatkan nilai-nilai kerja sama kelompok, juga membentuk ikatan jiwa antar anggota kelompok berdasar kegiatan yang dilangsungkan,” ujar Kakanwil Kemenkumham Kalsel.

Kegiatan diawali laporan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Rustam Efendi, kemudian lanjut dengan pelatihan baris berbaris singkat hingga dibentuk kelompok masing-masing petugas untuk mengikuti kegiatan dinamika kelompok. Di akhir kegiatan, seluruh petugas berkumpul untuk menerima arahan Kakanwil dan mengambil berbagai nilai dari kegiatan yang dilakukan.

“Anda semua bagian dari organisasi ini, dan itu harus dijaga dan dipelihara, jika ada bagian dari organisasi ini yang tidak utuh, tunggu tanggal runtuhnya. Juga dalam berorganisasi harus bisa memanage, khususnya memanage bahaya dan resiko,” jelasnya.

“Ketahui resiko dalam pelaksanaan tugas, anda harus mempunyai data dan informasi yang cukup baik karena data-data tersebut dinamis sesuai situasi dan kondisi, ketika ada yang kejadian maka informasi apa yang bisa diambil, berkaitan pengawasan dan perlu kepekaan membaca data dan informasi,” tambahnya.

PIMPIN – Kakanwil Kemenkumham Kalsel Lilik Sujandi, memimpin langsung kegiatan yang terlaksana di Lapas Narkotika Karang Intan.

Menurutnya, ukuran kepemimpinan yang baik itu ada tiga, yakni benar, baik dan bermanfaat.

“Benar itu kaitannya dengan aturan misal benar SOP nya, perintahnya, jumlahnya semua harus benar, sedangkan baik berkaitan dengan prosesnya tidak menimbulkan kegaduhan dan bisa menjadi contoh untuk orang-orang sekitar, dan yang dilakukan harus bermanfaat,” tegasnya.

Sementara, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo, yang juga turut serta pada kegiatan menuturkan, kegiatan penguatan terhadap jajarannya dalam bentuk dinamika kelompok upaya menjaga kekompakan dan kerjasama untuk sebuah tujuan.

“Kegiatan penguatan petugas berupa dinamika kelompok ini saya rasa sangat baik, sarat akan nilai dan manfaat, menjadikan seluruh petugas saling percaya satu sama lain dan menjaga kekompakan untuk tercapainya tujuan organisasi dan semua itu diperlukan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tutup Kalapas. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *