Tak Cantumkan Nama Barang dan Vendor! Bawaslu Resmi Hentikan Penelusuran Gratifikasi KPU

DIHENTIKAN - Ketua Bawaslu Banjar Muhammad Hafizh Ridha, resmi menghentikan kasus dugaan gratifikasi Kirab Pemilu 2024 yang digelar KPU.

MartapuraKlik – Usai melaksanakan pleno, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjar kali ini resmi menghentikan penelusuran kasus dugaan gratifikasi Kirab Pemilu 2024, yang digelar KPU pada, November 2023 lalu.

Perihal tersebut disampaikan berdasarkan press release yang dibagikan Ketua Bawaslu Banjar Muhammad Hafizh Ridha, kepada MartapuraKlik dan beberapa awak media lainnya, melalui via WhatsApp, Jumat (4/11/2023) malam.

Read More

Dalam press release yang keluarkan, bahwa Bawaslu telah melakukan penelusuran dugaan gratifikasi kegiatan Kirab Pemilu 2024 di KPU Kabupaten Banjar berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 5/2022, tentang pengawasan penyelenggaraan Pemilu dalam melaksanakan pengawasan dapat melakukan penelusuran informasi awal atas adanya dugaan pelanggaran serta menentukan ada tidaknya unsur jenis pelanggaran.

“Dari hasil penelusuran, Bawaslu Kabupaten Banjar telah menyatakan tidak menemukan adanya peristiwa dugaan pelanggaran berupa tindakan gratifikasi yang ditujukan kepada KPU,” beber Hafizh.

Pada surat press release yang dibagikan tersebut, hanya memberitahukan pengumuman resmi penghentian proses penelusuran saja.

Sementara, terkait daftar barang dan nama vendor mana saja yang memberikan barang untuk hadiah kepada peserta Kirab Pemilu 2024, terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak dicantumkan. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *