Sinergitas Penegak Hukum Tegakkan P4GN dan Kondusifitas di Lapas Narkotika Karang Intan

MartapuraKlik – Sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kalsel, TNI dan Kepolisian, Lapas Narkotika Karang Intan menggelar razia gabungan guna pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), sekaligus jaga kondusifitas lingkungan Lapas, Kamis (28/10/2022) malam.

“Razia gabungan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) ini kita selenggarakan dalam rangka sinergitas Pemasyarakatan dengan BNNP Kalsel, TNI dan Kepolisian, bagian dari upaya kita menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan Lapas, dan pencegahan P4GN yang menjadi tugas kita bersama,” ungkap Kalapas Karang Intan Wahyu Susetyo.

Read More

Giat razia diawali dengan apel bersama, penyampaian arahan Kepala Divisi Pemasyarakatan Sri Yuwono.

Dirinya mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bukti bahwa warga binaan dan petugas terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Ini adalah sebagai bentuk cara mendeteksi dini adanya penggunaan narkotika pada WBP dan pegawai Lapas, dengan penggeledahan kamar, badan dan dilakukan tes urine. Kegiatan itu dimaksudkan untuk membuktikan bahwa warga binaan maupun petugas terbebas dari narkoba dan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia,” ucapnya.

Razia kamar hunian dilakukan di seluruh kamar hunian pada blok A, B dan C, didapati berbagai senjata tajam modifikasi, pemantik api, palu dan barang yang dilarang lainnya. Pemeriksaan urin warga binaan dan petugas, didapat keseluruhan hasil negatif.

Senada, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Lilik Sujandi mengatakan, razia ini sebagai sampel guna mengetahui resiko keberadaan peredaran narkoba di Lapas.

Dijelaskannya, penggeledahan ini sebagai informasi awal, ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan di dalam pemberantasan narkotika, terutama terhadap jaringan yang terkoneksi kepada narapida ataupun petugas.

“Kerja sama ini penting kami bangun untuk saling memberikan informasi antara kami dan BNN, yang akan memberikan dampak penanggulangan yang lebih efektik, termasuk juga program rehabilitasi kepada warga binaan yang menjadi pengguna,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol. Wisnu Andayana menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi langkah Lapas dalam memutus rantai peredaran narkotika di Kalsel.

“Ini merupakan langkah yang luar biasa, mudah-mudahan kita bisa terus memerangi peredaran narkoba di Kalsel,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *