Simpan Puluhan Paket Sabu Di Dashboard Motor, AA Digiring Polisi

MartapuraKlik – Jajaran Sat Narkoba Polres Banjar kembali meringkus seorang pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dikediamannya, di Desa Batu Balian, Kecamatan Simpang Empat.

Pria berusia 37 yang berprofesi sebagai sopir ini terpaksa digiring oleh pihak kepolisian. Pasalnya, saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku berinisial AA, ditemukan barang bukti 33 paket sabu siap edar dengan berat kotor 10,25 atau berat bersih 3,65 gram.

Ketika dikonfirmasi awak media Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Iptu Suwarji selaku Kasi Humasnya membenarkan perihal tersebut.

“Benar. Selasa (12/7/2022), tepatnya pukul 21.00 Wita. Anggota Sat Narkoba Polres Banjar telah berhasil meringkus pelaku berinisial AA (37) saat berada dikediamannya,” bebernya, Jumat (15/7/2022).

Penangkapan terhadap pelaku pun, lanjut Iptu Suwarji, berdasarkan informasi dari masyarakat sering adanya transaksi jual-beli narkoba, sehingga meresahkan warga setempat. Lalu kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut.

“Untuk menemukan rumah pelaku relatif singkat, berdasarkan informasi yang diberikan oleh warga,” katanya.

Setelah mendapatkan identitas lengkapnya dan memerlukan waktu serta strategi yang tepat, Sat Narkoba Polres Banjar langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku.

“Akhirnya, ditemukan barang bukti berupa 1 paket sabu yang tersimpan di dinding dapur rumah pelaku,” ungkapnya.

Tak hanya sampai di situ saja, penggeledahan pun terus dilanjutkan. Alhasil, jajaran Sat Narkoba Polres Banjar kembali berhasil menemukan 32 paket sabu siap edar di dashboard motor pelaku yang terparkir dirumahnya.

“Berdasarkan pengakuan pelaku bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya sendiri untuk dijual kepada orang lain,” ujarnya, saat diinterogasi polisi.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Narkoba Polres Banjar guna proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku akan dijerat Pasal 114 Jo 112 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 penjara,” tungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *