Sidang Pertama DKPP RI, Pengadu Harapkan Dapat Diputuskan Seadil-adilnya

SIDANG - Sidang DKPP RI terkait dugaan gratifikasi KPU saat pelaksaan Kirab Pemilu 2024, yang digelar pada, 6 September 2023.

MartapuraKlik – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, menggelar sidang pemeriksaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) kepada teradu, yakni Ketua dan 4 Komisioner KPU Kabupaten Banjar, Rabu (10/1/2024).

Sidang tersebut digelar secara virtual di Channel YouTube resmi DKPP RI, terkait dugaan gratifikasi saat kegiatan Kirab Pemilu 2024 yang terlaksana pada, 6 September 2023 lalu.

Read More

Sidang Perkara Nomor 138-PKE-DKP/XII/2023, dipimpin Ketua Majelis Ratna Dewi Pettalolo selaku anggota DKPP RI, didampingi anggota majelis Varinia Pura Damaiyanti, Des Rizal Rachmat Rofiat Darojdjat, dan M Fahmi Failasopa, yang merupakan Tim Pemeriksa Daerah (TKD) Unsur masyarakat, KPU dan Bawaslu Kalsel.

Turut dihadiri juga Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Banjar, Kasubbag TU dari KPU Kabupaten Banjar sebagai pihak terkait.

Sementara, dari pihak pengadu atas nama Ali Fahmi, menghadirkan 2 orang saksi, yakni Safariansyah dan Agus Muslim.

Ali Fahmi mengatakan, bersyukur karena aduan terkait dugaan gratifikasi KPU telah diterima DKPP RI.

Menurutnya, Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten Banjar tidak bekerja secara mandiri dan profesional.

“Semoga DKPP bisa memutuskan seadil dan sejujur-jujurnya. Sehingga apa yang kita harapkan Pemilu 2024, bisa terlaksana dengan sukses,” kata Ali Fahmi, saat sebelum penutup sidang.

Sementara, selaku teradu 1, yakni Ketua KPU Banjar M Nor Aripin mengaku, pihaknya melaksanakan Kirab Pemilu 2024 yang terdiri dari peserta PPK, PPS dan Partai Politik (Parpol) ini, bukan mencari keuntungan pribadi.

“Tujuan utama kami, untuk melaksanakan sosialisasi sebagai bagian dari meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih pada Pemilu 2024,” tutup M Noor Aripin.

Berdasarkan keterangan Ketua Majelis sidang Ratna Dewi Pettalolo. Ia menyebutkan bahwa sidang selanjutnya akan digelar pada, 12 Januari 2024 dengan agenda kesimpulan dari pihak teradu dan pengadu. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *