Serapan Pendapatan Program 21.21 dalam Sebulan Lebih dari 2 Miliar Rupiah

Serapan Pendapatan Program 21.21 dalam Sebulan Mencapai Rp. 2 Miliar Lebih

MartapuraKlik – Pendapatan hasil pajak kendaraan bermotor baik itu roda dua, tiga dan empat pada program 21.21 selama bulan November 2021 ini, mencapai Rp. 2 mliar lebih.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pendapatan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Martapura Zulkifli, kepada MartapuraKlik, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama tadi.

Read More

Selama program relaksasi pajak yang bertujuan meringankan pembayaran pajak terhadap masyarakat ini berlangsung selama dua bulan, mulai 21 November hingga 21 Desember 2021.

“Berdasarkan data November 2021, pengurusan Pejak Kendaraan Bermotor (PKB) baik itu roda dua dan tiga sebanyak 2.121 unit sedangkan untuk roda empat 510 unit. Jadi, total pengurusan PKB ada 2.631 unit,” rincinya.

Sementara pengurusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), lanjut Zulkifli, untuk roda dua 40 unit dan roda empat 70 unit dengan total 110 unit khusus kendaraan umum.

“Sedangkan pengurusan pajak kendaraan dinas, ada 23 unit kendaraan roda dua dan roda empat 28 unit. Sehingga total keseluruhan baik itu dalam pengurusan PKB dan BBN-KB sebanyak 2.792 unit,” ungkapnya.

Berdasarkan dari total unit kendaraan bermotor tersebut lah, lebih jauh dikatakan Zulkifli, hasil serapan pendapatan yang diterima oleh Samsat Martapura mencapai Rp. 2 milir lebih.

“Lebih tepatnya sebesar Rp. 2.271.081.800. Ini baru terhitung selama satu bulan saja,” katanya.

Dirinya berharap, daya serapan pendapatan yang didapat pada Desember 2021 ini baik pengurusan PKB dan BBN-KB bisa sama dengan bulan November 2021.

“Ya, kita mengharapkan pendapatan di bulan Desember ini bisa melebihi angka yang dicapai pada bulan lalu,” harapnya.

Perlu diketahui, guna meringankan beban tunggakan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat di tengah pendemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel, kembali melaksanakan relaksasi pajak dalam program 21.21, di mana program tersebut ditujukan kepada Samsat yang berada di Kalsel. Tak terkecuali Kantor UPPD Samsat Martapura.

Program 21.21 yang dimaksud ini memberikan keringanan diskon 50 persen untuk pokok tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pembebasan sanksi administrasi berupa denda PKB, pembebasan tunggakan PKB Progresif serta pembebasan pokok sanksi administrasi berupa denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BNKB) atas penyerahan kepemilikan kedua dan seterusnya di wilayah Provinsi Kalsel Tahun 2021.

Kebijakan ini sendiri sudah terlaksana pada 21 Oktober 2021 dan akan berakhir pada 21 Desember 2021. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *