Rifqinizamy Paparkan Kiat Menjadi Pemilih Cerdas di Pemilu 2024

FOTO - Anggota Komisi II DPR RI M Rifqinizamy Karsayuda.

MartapuraKlik – Anggota Komisi II DPR RI M Rifqinizamy Karsayuda, mendorong calon pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 agar cerdas dan kritis menentukan pilihannya untuk calon pemimpin ke depan.

Ia mengungkapkan, segala kebijakan maupun pembangunan ditentukan oleh pejabat politik di mana bermula dari bilik suara.

Read More

Demikian disampaikan Rifqinizamy, saat menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilu Serentak 2024, di Cafe Lembah, Martapura, Kabupaten Banjar, Minggu (13/11/2022) malam.

“Di era komunikasi terbuka saat ini, masyarakat mudah melihat kinerja politisi pejabat. Baik di pemberitaan media resmi maupun di media sosial pribadinya,” katanya.

Menurutnya, politisi yang modern adalah politisi yang berani mengatakan dan mewartawakan apa yang dia perjuangkan untuk rakyat.

“Tuhan maha tahu, tapi rakyat harus diberi tahu. Rakyat tidak akan pernah tahu apa yang dia kerjakan di gedung DPR RI sana, kalau rakyat tidak beri tau,” ujarnya.

SOSIALISASI – Anggota Komisi II DPR RI saat menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilu Serentak 2024, di Kabupaten Banjar.

 

“Saya sejak awal dilantik, mewajibkan diri untuk menyampaikan perjuangan saya untuk rakyat Kalsel. Bukan untuk takabbur, tapi ini bentuk akuntabilitas dan tanggungjawab saya terhadap rakyat yang memilih,” tuturnya.

Dilain sisi, dirinya yakin 2024 akan banyak lahir pemimpin-pemimpin yang baik, jika masyarakatnya menjadi pemilih yang cerdas. Salah satunya melihat bagaimana dia memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Pilihlah calon pemimpin yang benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat, jangan karena tergiur dengan uangnya,” tegasnya.

Sementara, Hariqo Wibawa Satria selaku pembicara pada sosialisasi ini, meminta agar tidak cepat menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial sebelum mencari fakta sebenarnya.

“Sebab, menjelang tahun politik ini akan banyak isu-isu atau konten hoaks bertebaran dengan tujuan tertentu,” ucapnya.

Pengamat media sosial ini juga meminta, agar menjadi pemilih yang cerdas dan penagih janji yang keras kepada pemimpin.

“Perpindahan dari pemilih menjadi penagih janji ini lah yang membuat demokrasi menjadi hidup dan pembangunan menjadi maju,” ungkapnya.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri anggota KPU Banjar Abdul Muthalib, dengan peserta dari anggota barisan pemadam kebakaran dan sejumlah wartawan. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *