Ribuan Ikan di Keramba Mati! Warhamni Minta Dinas Terkait Bisa Mengatasinya

MATI MASSAL - Kematian ribuan ikan di KJA Kecamatan Karang Intan ini mendapatkan tanggapan dari Warhamni, Anggota DPRD Banjar.

MartapuraKlik – Menanggapi matinya ribuan ikan di Keramba Jala Apung (KJA) di Desa Awang Bangkal Timur dan Barat, Kecamatan Karang Intan, hingga para petani ikan merugi hingga ratusan juta rupiah.

Warhamni selaku Tokoh Masyarakat Karang Intan, sangat menyayangkan hal tersebut terulang kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

Read More

Menurutnya, kejadian matinya ribuan ikan ini dikarenakan kondisi air sungai di Riam Kanan berubah akibat pergantian musim kemarau ke musim penghujan.

“Sehingga racun yang berada di tanah atau bagian atas, menyebar hingga ke bagian bawah. Kematian ikan ini bukan hanya terjadi di keramba saja, melainkan di luar keramba,” kata Warhamni, yang juga Anggota DPRD Banjar, Kamis (14/12/2023).

Atas kejadian tersebut, dirinya meminta agar dinas bersangkutan bisa turun tangan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi setiap tahun ini.

“Saya berharap bisa segera diatasi dan dinas terkait dapat membantu untuk mengatasi pencegahan kematian ikan agar tidak terulang kembali,” pintanya.

Dirinya menyebut bahwa Kecamatan Karang Intan merupakan penghasil ikan air tawar yang sangat besar di Kalimantan Selatan. Untuk itu, pencegahan kematian ikan secara massal ini harus diupayakan.

“Karena yang kita tau, di Karang Intan ini hampir semua desa itu adalah penghasil ikan air tawar di KJA. Tentunya sangat disayangkan apabila kejadian seperti ini selalu terulang setiap tahunnya,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *