Ratusan Mahasiswa IAID Martapura Wisuda, Prof Dr Abdul Hafiz Anshar Harapkan Ini

PENGHARGAAN - Rektor IAID Martapura Prof Dr Abdul Hafiz Anshary, menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa terbaik dengan nilai IPK tertinggi.

MartapuraKlik – Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Martapura menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda S-1 ke-19, bertempat disalah satu hotel berbintang di Banjarbaru, Senin (28/11/2022).

Total ada 566 mahasiswa yang diwisuda dari tiga fakultas, yakni Syariah, Tarbiyah dan Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam (FEBI).

Read More

Rektor IAID Martapura Prof Dr Abdul Hafiz Anshary mengatakan, selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah resmi menyandang S-1.

Ia mengharapkan, meski sudah sarjana agar tidak berpuas diri dan terus menimba ilmu. Jika bisa melanjutkan program S-2 dan seterusnya.

“Amalkan ilmu yang didapat ke tengah masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan agama dan negara. Juga berkomitmen menjaga nama baik Pondok Pesantren Darussalam Martapura,” harapnya.

Sementara, Ketua Yayasan Darussalam KH Dr Muhammad Husin menjelaskan, IAID Martapura berada di bawah naungan Yayasan Darussalam Martapura.

Ulama kerap disapa Guru Husin ini berpesan, dengan status gelar S-1 jangan lah merasa angkuh dan sombong, akan tetapi bertambah kemuliaan dengan akhlak yang terpuji. Sehingga disukai siapa saja, dapat bergaul dengan baik, dan mengabdikan diri di mana pun berada.

“Akhlak yang wajib diikuti adalah akhlaknya Rasullulah Muhammad SAW. Berakhlak dengan Allah dan rasulnya, berakhlak kepada orang tua, guru, teman-teman dan lainnya. Tunjukkan kerendahan hati, kasih sayang, hormat dan memelihara hubungan baik,” pesannya, yang juga Ketua MUI Banjar ini.

WISUDA – Ratusan mahasiswa dari IAID Martapura Mahasiswa telah diwisuda, Senin (28/11/2022).

Sementara, Gubernur Kalsel yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Nurul Fajar Desira, berpesan bahwa sudah saatnya hilangkan minset setelah lulus kuliah bisa bekerja di sebuah perusahaan.

“Ingat, kita yang harus menciptakan pekerjaan itu sendiri, dan berusaha menciptakan lapangan pekerjaan,” ucap Fajar membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Ia juga berpesan, para sarjana sekarang harus siap dihadapkan dengan era baru revolusi industri 4.0 di segala sektor. Tak kalah pentingnya, masyarakat tidak hanya memandang keilmuan seorang sarjana, tapi juga menitik beratkan kepada moralitas dan nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat.

Tercatat, sarjana terbaik dari Fakultas Syariah bernama Indra Gunawan SH, dengan nilai IPK 3,92. Sementara, dari Fakultas Tarbiyah atas nama Raudatul Jannah Spd, dengan IPK 3,86. Lalu dari FEBI atas nama Bahriah SE, dengan nilai IPK 3,95.

Adapun wisudawan tertua berusia 55 tahun atas nama Ahmad Mudhari dari Fakultas Tarbiyah. Sedangkan yang termuda 20 tahun atas nama Lutfinullah dari FEBI.

Untuk diketahui, IAID Martapura punya saat ini punya mahasiswa 2509 orang dari tiga fakultas dengan 6 program studi (Prodi).

Yaitu, Fakultas Syariah Prodi Ahwal al-Syakhsiyah, Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Kemudian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prodi Perbankan Syarian dan Prodi Ekonomi Syariah. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *