Polres Banjar Libatkan 1.200 Personel Gabungan Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2024

PIMPIN APEL - Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat Taufik, saat memimpin apel gelar pasukan yang dihadir oleh Sekda Banjar HM Hilman, Ketua Bawaslu Banjar Muhammad Hafizh Ridha, Ketua KPU Banjar Nor Arifin dan Forkopimda.

MartapuraKlik – Polres Banjar menggelar pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 secara serentak di seluruh Indonesia, betempat Mako Polres Banjar, Selasa (17/10/2023).

Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat Taufik mengatakan, apel gelar pasukan ini dalam rangka pemeriksaan akhir kesiapan personel, alat serta sarana dan prasaran yang digunakan Polri dalam rangka pengamanan Pemilu 2024.

Read More

“Dalam pengamanan Pemilu 2024, Polres Banjar menggelar Operasi Mantap Brata Intan 2023-2024 selama 222 hari, terhitung mulai 17 Oktober 2023,” kata AKBP M Ifan Hariyat Taufik.

Operasi Mantap Brata Intan 2023-2024 ini, lanjut Kapolres Banjar, melibatkan sebanyak 1.200 personel gabungan yang terdiri dari 642 personel Polres Banjar, ditambah dukungan stakeholder sebanyak 558 personel.

“Pemilu 2024 dianggap sebagai pesta demokrasi terbesar yang akan memerlukan partisipasi semua komponen bangsa. Dengan kompleksitasnya yang melibatkan wilayah yang luas, geografis yang beragam, dan jumlah pemilih yang besar, keamanan Pemilu menjadi prioritas utama,” ucapnya.

Selain itu, dalam upaya untuk menghadapi polarisasi dan penyebaran berita palsu, Polri juga menggelar Operasi Nusantara Cooling System 2023-2024.

“Dengan tujuan membangun narasi persatuan dan kesatuan serta mengantisipasi polarisasi melalui upaya anti-hoaks dan Pemilu damai,” paparnya.

Ia mengungkapkan, operasi ini akan didukung oleh pusat Kendali, Koordinasi, Komunikasi dan Informasi (K3I) dari Mabes Polri hingga Polda jajaran dengan sarana prasarana modern guna mengintegrasikan data dan informasi untuk pengamanan yang terorganisir.

“Upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga akan dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta menginformasikan berbagai upaya pengamanan yang telah diambil. Terdapat provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki tingkat kerawanan yang tinggi, yang memerlukan langkah antisipasi khusus,” ungkapnya.

Terakhir, pesan penting dalam gelar pasukan ini adalah meningkatkan keimanan, kesiapan personel, pengamanan dengan tanggung jawab, serta kerja sama antar pilar Gakkumdu atau Sentra Penegakan Hukum Terpadu untuk menangani pelanggaran dan tindak pidana pemilu secara profesional dan transparan.

“Semua upaya ini diarahkan untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan aman, damai dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi, dengan harapan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *