Penyelidikan Kasus Retaknya Bangunan Puskesmas Martapura 2! Kejari: Masih Proses Pendalaman

PROSES - Kejari Banjar Muhammad Bardan, menyampaikan terkait penyelidikan kasus retaknya bangunan Puskesmas Martapura 2 masih proses pendalaman.

MartapuraKlik – Penyelidikan kasus retaknya bangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Martapura 2 yang diperpanjang selama 30 hari dan berakhir pada, 6 November 2023 yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, saat ini masih tahap poses pendalaman.

Kepala Kejari Banjar Muhammad Bardan mengatakan, karena kasus ini berkaitan dengan beberapa hal teknis, jadi tidak mungkin disampaikan ke publik.

Read More

“Kita sudah melakukan pemanggilan kepada 18 orang yang berkaitan kasus tersebut. Namun kelengkapan dokumen-dokumen yang disampaikan oleh mereka masih kurang. Seperti dokumen pengadaan, tander, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), kemudian pelaksanaan. Nah, data itu yang belum kita dapat,” kata Muhammad Bardan, Senin (23/10/2023).

Terlebih, lanjut dipaparkan Kepala Kejari, setelah bangunan gadung tersebut selesai apakah sudah mengantongi IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan lainnya atau tidak.

“Kita lihat nanti apakah ini termasuk perbuatan melawan hukum atau tidak. Nah, itu tugasnya Operasi Intelijen (Opsin) saat ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kalau memang masuk dalam perbuatan hukum, artinya kasus ini akan naik ke Pidsus (Pidana Khusus).

“Ini harus dituntaskan hingga tanggal 6 November 2023. Karena menurut Kejaksaan Agung (Kejagung), Intelijen tidak boleh lagi melakukan pemanggilan,” ungkapnya.

Pada proses pendalaman ini, tambah Muhammad Bardan, pihaknya akan kembali memanggil 18 orang yang herkaitan dengan kasus tersebut. Ini dimaksudkan untuk melengkapi dokumen yang masih kurang.

“Saya menginginkan dalam minggu ini harus selesai proses pendalamnya untuk melengkapi dokumen yang belum lengkap, minimal Senin (30/10/2023) depan sudah selesai,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *