Penerimaan Pendapatan Pajak UPPD Samsat Martapura Selama Program 21.21 Mencapai 5 Miliar Lebih

Penerimaan Pendapatan Pajak UPPD Samsat Martapura Selama Program 21.21 Mencapai 5 Miliar Lebih
ILUSTRASI - Penerimaan pendapatan pajak UPPD Samsat Martapura selama program 21.21 mencapai Rp. 5 miliar lebih.

MartapuraKlik – Berakhirnya program 21.21 yang dimaksud selama 21 Oktober hingga 21 Desember 2021 tadi, Wajib Pajak atau masyarakat diberikan keringanan untuk pembayaran tunggakan pajak kendaraan bermotornya.

Di mana program yang terlaksana selama 2 bulan ini, Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Martapura dari serapan pendapatan PKB dan BBN-KB mencapai Rp. 5 miliar lebih.

Read More

Perihal tersebut, disampaikan Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli, kepada MartapuraKlik saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/12/2021).

Dirinya menjelaskan, serapan pendapatan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) baik itu roda dua dan tiga sebanyak 4.576 unit, roda empat 1.212 unit.

“Dengan total 5.788 unit. Total serapan pendapatan dari PKB sebesar Rp. 5 miliar lebih atau tepatnya Rp. 5.135.185.500,” jelasnya.

Sementara, lanjut Zulkifli, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) didapat sebanyak 85 unit untuk kendaraan roda dua dan tiga, dan 225 unit roda empat.

“Untuk penerimaan pendapatan BBN-KB selama 2 bulan tadi sebesar Rp. 521.299.450,” rincinya.

Lebih jauh dipaparkan Kepala Samsat Martapura, dari program 21.21. Kendaraan mobil dinas juga mendapatkan diskon untuk pembayaran tunggakan pajak bermotornya.

“Untuk kendaraan dinas yang sudah membayarkan tunggakan pajaknya, terdata 66 unit roda dua dan tiga, sedangkan roda empat sebanyak 45 unit. Sehingga penerimaan pendapatan untuk pajak kendaraan dinas sebesar Rp. 59.469.400,” papar Zulkifli.

Sehingga total keseluruhan penerimaan pajak yang diterima oleh UPPD Samsat Martapura selama program 21.21 berlangsung, mencapai Rp. 5 miliar lebih.

“Lebih tepatnya Rp. 5.715.948.950. Angka ini kita dapat berdasarkan total keseluruhan penerimaan pendapatan dari PKB dan BBN-KB selama program 21.21,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *