Pemkab Banjar Ikuti Rapat Evaluasi dari Kemenkominfo RI Secara Virtual

MartapuraKlik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar, ikuti Rapat Evaluasi Tahap II Implementasi Program Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2023, yang digelar oleh Kementerian Kominfo (Kemenkominfo) RI secara virtual, di Command Center Manis, Senin (14/11/2023) siang.

Dalam evaluasi tersebut Kemenkominfo RI hadirkan 4 evaluator, yakni Dana I Sensose, Rini Rahmawati, Rudy Hartanto dan Puji Astuti.

Read More

Sementara dari Pemkab Banjar hadir Asisten Administrasi Umum Rakhmad Dhani, Kepala DKISP HM Aidil Basith dan jajaran serta beberapa kepala dan perwakilan SOPD.

Asisten Administrasi Umum Rakhmad Dhani mengatakan, ada 6 hal yang dikembangkan dalam Smart City tersebut, yakni Smart Government, Smart Environtment, Smart Living, Smart Society, Smart Branding dan Economy.

Ia menyebut Smart Living, yakni sistem pendaftaran on line rumah sakit, yang saat ini dikembangkan dengan pengantaran obat ke rumah pasien.

Smart Government dengan melaksanakan Mal Pelayanan Publik (MPP), Smart Environtment inovasi Gebraks, yakni penghapusan jamban apung. Smart Branding inovasi Gebrak, yakni pengembangan pariwisata, Smart Society mengembangkan bank sampah dan Smart Economy yakni mengembangkan kampung sasirangan.

Salah satu evaluator, Dana I Sensose memberikan masukannya agar data yang diupload jangan satu folder, akan tetapi lebih banyak foldernya sesuai kategori data. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para evaluator dalam melakukan pencarian data yang diinginkan, serta melengkapi data bukti dukung kegiatan yang dilakukan.

“Satu folder berlaku semua item, ini sulit bagi kami melihat mencari dokumen-dokumen, jadi ini pekerjaannya menjadi lebih panjang untuk memilah,” kata Rakhmad Dhani.

Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government DKISP Banjar Cornelius Kristiyanto, menyampaikan terima kasih atas evaluasi yang diberikan dan menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti dan memperbaiki apa yang disampaikan beserta data dukung yang diperlukan guna kemudahan pencarian data yang diperlukan.

Evaluator lainnya juga meminta penyampaian dari beberapa SOPD yang inovasinya terintegrasi dengan DKISP. Seperti dari BPBD tentang mitigasi bencana.

Dinas Kesehatan terkait baduta stunsing, vaksin, penanganan ibu bersalin dan sanitasi air bersih. Dinas PUPRP terkait jalan dengan kondisi mantap. Dinas PTMPTSP terkait Mal Pelayanan Publik, serta Bank Sampah Sekumpul tentang pengelolaan sampah. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *