Pelaku Penganiayaan di SPBU Mataraman Akhirnya Tertangkap di Kalteng

Pelaku Penganiayaan di SPBU Mataraman Akhirnya Tertangkap di Kalteng

MartapuraKlik – Sebelumnya, Minggu (5/12/2021) tepatnya pukul 22.00 Wita. Akhmad Subairi (45), salah seorang pegawai di SPBU Desa Simpang Tiga Jalan Ahmad Yani kilometer 63, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, telah mengalami luka berat akibat ditebas sorang pelaku yang tidak diketahui identitasnya saat itu.

Akhirnya, berbekal informasi dari masyarakat tim gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim Polsek Mataraman dan Resmob Polres Banjar di Backup Subdit 3 Jatanras Polda Kalteng, Resmob Polresta Palangkaraya, Unit Opsnal Polres Gunung Mas, Unit 1 Sat Reskrim Polres Gunung Mas, Unit 3 Sat Reskrim Polres Gunung Mas serta Anggota Pospol Kampuri Polsek Sepang Polres Gunung Mas, berhasil meringkus pelaku berinisial FD alias Walik.

Read More

Ketika dikonfirmasi Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kasi Humas Polres Banjar Iput Suwaji, kepada awak media membenarkan hal tersebut.

“Benar, Minggu (6/2/2022) tadi. Tim gabungan berhasil meringkus pelaku saat berada di warung Inas Desa Rangan Tate Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten, Gunung Mas, Kalimantan Tengah,” bebernya, Rabu (9/2/2022).

Setelah berhasil ditangkap oleh tim gabungan, pelaku dibawa ke Polsek Mataraman guna proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dikenakan sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHPidana Tentang Tindak Pidana Penganiyaan yang mengakibatkan Luka berat,” ungkap Iptu Suwarji.

Ia menceritakan koronologisnya, kejadian bermula saat korban (Ahmad Subairi) bersama dengan beberapa karyawan selesai menghitung dan memasukkan uang hasil penjualan BBM ke Brankas didalam kantor.

“Saat korban sendirian di dalam kantor, tiba-tiba pelaku datang dengan menggunakan helm tertutup membawa senjata tajam jenis parang dan pisau. Selanjutnya menyerang korban hingga mengakibatkan luka tebas terbuka diwajah, tangan, jari kelingking serta luka tusuk pada pinggang,” kronolignya.

Namun, lanjutnya, korban sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya datang kedua saksi dan pelaku berhasil melarikan diri.

“Akhirnya, tim gabungan berhasil ungkap perkara Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat di SPBU Desa Simpang Tiga ,Jalan Ahmad Yani Kilometer 63, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *