Operasi Antik Intan 2024, Polres Banjar Ringkus 52 Tersangka Tindak Pidana Narkotika

KONFERENSI PERS - Polres Banjar menggelar hasil Operasi Antik Intan 2024, puluhan tersangka dan barang bukti Narkotika berhasil diamankan.

MartapuraKlik – Selama Operasi Antik Intan yang berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 17 hingga 30 Mei 2024. Polres Banjar berhasil mendapatkan 44 Laporan Polisi (LP), dari laporan tersebut pihaknya meringkus puluhan tersangka tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I.

Perihal tersebut disampaikan Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat Taufik, didampingi Wakapolres Banjar Kompol Faisal Amri Nasution, dan Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Tatang Supriyadi, saat menggelar konferensi pers bersama awak media, di Aula Sarja Arya Racana Polres Banjar, Rabu (5/6/2024) sore.

Read More

“Untuk total tersangka yang berhasil diringkus sebanyak 52 orang. Terdiri dari 49 laki-laki dan 3 orang perempuan. Hasil penangkapan ini tidak ada yang di bawah umur, karena mereka kebanyakan karyawan swasta dan Ibu Rumah Tangga (IRT),” bebernya.

Ia menjelaskan, target operasi (TO) telah terpenuhi oleh Polres Banjar dan sudah diamankan.

“Ada 5 tersangka yang menjadi TO kami dan berhasil terpenuhi. Di antaranya, terangkat berelaan berinisial MA, AI, AM, AN dan AR,” jelasnya.

Sementara, lebih jauh dipaparkan AKBP M Ifan, barang bukti Narkotika yang berhasil diamankan Polres Banjar dari tangan para pelaku ini, yakni sebanyak 110.53 gram sabu, Ekstasi sebanyak 26 butir, Zenith Carnophen 820 butir dan Psikotropika 1.775 butir.

“Jika diuangkan banyaknya sabu yang didapati ini sebanyak Rp.165.795.000 dan bisa menyelamatkan 885 jiwa,” ungkapnya.

Pasal yang disangkakan kepada semua pelaku, yakni pasal 114 Ayat 2 Sub pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Tentang secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 jenis sabu subsider secara tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika 1 jenis sabu.

“Dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *