Meski Gelar RDP, DPRD Sama Sekali Tak Temukan Titik Terang

RDP - Suasana RDP antara PT AGM dengan PT TCT yang dimediator pihak DPRD Kalsel, Kemarin (4122) siang.

MartapuraKlik – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar jajaran DPRD Kalsel, terkait blokade Jalan Hauling Km 101 Tapin, sengketa antata PT Antang Gunung Meratus (AGM) dengan PT Tapin Coal Terminal (TCT) tak menemukan titik terang, Kemarin (4/1/2022).

Pasalnya, RDP yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kalsel H Supian HK tersebut, tak menemukan titik temu. Bahkan, belum ditemukan solusi oleh kedua perusahaan yang bersengketa.

Read More

Menanggapi perhal itu, Asosiasi Perwakilan Sopir dan Angkutan H Safei menjelaskan, pihaknya akan tetap bersikeras menjalankan armada mereka, meski harus melintasi Jalan Nasional.

“Jika tidak ada juga keputusan untuk pembukaan jalan tersebut, maka kami akan melintas ke jalan Nasional. Sebab, lebih sebulan kami tidak bisa bekerja,” jelasnya.

H Safei pun meminta, agar pihak PT AGM mau memberikan pekerjaan dan tidak usah memberikan kompensasi.

“Mungkin hal itu mustahil, mengingat angka kerugian yang dialami sudah melebihi Rp. 1 triliun,” sebut H Safei.

Disamping itu, Direktur Utama PT AGM Widada mengatakan, pihaknya akan mengusahakan ijin sementara terlebih dahulu, agar para sopir angkutan dapat melintas di jalan Nasional.

“Akan kami usahakan, agar para sopir angkutan dapat kembali bekerja dan dapat menafkahi keluarganya. Untuk itu saya mohon doa agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan,” kata Widada.

Di tempat sama, Kuasa Hukum Sopir Angkutan Supiansyah Darham, menanggapi secara singkat.

“Silahkan TCT dan AGM bernegosiasi, terpenting segera buka police line, agar masyarakat bisa bekerja kembali. Dan silahkan TCT dan AGM selesaikan secara perdata di pengadilan,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *