Membaca Peluang Usaha Tani Hidroponik di Kota Banjarbaru

FOTO BERSAMA: Kunjungan Pengurus Himagrotek Ke Kebun Berkat Banua Farm (Dok. Pribadi M. Rusdiansyah, 2023)FOTO BERSAMA: Kunjungan Pengurus Himagrotek Ke Kebun Berkat Banua Farm (Dok. Pribadi M. Rusdiansyah, 2023)

Oleh Muhammad Rusdiansyah, Mahasiswa Jurusan Agroekoteknologi Faperta ULM

Usaha tani hidroponik di Kota Banjarbaru mulai diperkenalkan sekitar tahun 2010-2012 melalui sebuah pameran di Lapangan Murjani yang diselenggarakan oleh Komunitas Hidroponik Banjarbaru. Pada tahun-tahun berikutnya, usaha tani hidroponik mengalami perkembangan pesat, terutama di periode tahun 2017-2020. Perkembangan ini tercermin dari pembentukan komunitas hidroponik bernama KOPHIKALSEL pada tahun 2020. Sejak itu, usaha tani hidroponik terus berkembang di Kota Banjarbaru dan sekitarnya, dengan anggota mencapai 145 orang dan sekitar 100 petani aktif yang menanam sayuran hidroponik di Kalimantan Selatan.

Read More

Jenis sayuran yang sering ditanam meliputi selada hijau, pakcoy, seledri, bayam, kangkung, caisim, selada merah, dan lainnya. Namun, selada hijau dan pakcoy menjadi andalan karena permintaan pasar di Kota Banjarbaru dan sekitarnya terus meningkat. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan usaha kecil menengah (UMKM) dan bisnis makanan di Kota Banjarbaru, seperti toko dan swalayan sayuran serta restoran dan kafe yang memerlukan pasokan sayuran beragam.

Sayangnya, sebagian masyarakat masih kurang familiar dengan usaha tani hidroponik. Beberapa di antaranya mengira bahwa hidroponik hanya berhubungan dengan air dan mungkin memiliki harga yang tinggi. Namun, sebenarnya hidroponik adalah metode bercocok tanam yang bersih, aman, dan tidak memerlukan lahan yang luas. Sistem hidroponik menghilangkan penggunaan tanah seperti pertanian konvensional, dengan menyediakan nutrisi yang dilarutkan dalam air untuk tanaman. Keberagaman metode hidroponik memungkinkan petani untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

PANEN: Pakcoy, sebagai salah satu sayuran yang umum dibudidayakan dalam system hidroponik. (Dok. Pribadi, 2023)

Komunitas Petani Hidroponik Kalimantan Selatan (KOPHIKALSEL) memiliki beragam teknik produksi dan peralatan, mulai dari meja tanpa atap dan dinding hingga rumah kaca yang otomatis. Dengan adanya teknologi hidroponik di Kota Banjarbaru, suplai sayuran sehat, higienis, dan bebas pestisida kimia dapat dipenuhi untuk penduduk Kota Banjarbaru dan sekitarnya di Kalimantan Selatan.

Saat ini, usaha tani hidroponik telah menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan yang baik, bahkan selama pandemi COVID-19. Mahasiswa, seperti saya, yang tertarik pada usaha hidroponik telah menerima dukungan dan bimbingan dari dosen, seperti Dr. Untung Santoso, S.Si., M.S, yang merupakan Dosen Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Selain dukungan dari kampus, kami berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan fasilitas dan bimbingan kepada para petani, baik yang beroperasi secara konvensional, organik, maupun hidroponik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan membuat Kota Banjarbaru, sebagai ibukota Kalimantan Selatan, menjadi pusat penyediaan pangan sehat bagi warganya dan sebagai lumbung sayuran sehat di provinsi ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *