Konsultan Pengawas Puskesmas Sungai Tabuk 1 Pastikan Proyek Pembangunannya Sesuai Target

SESUAI TARGET - Muhammad Ananda Ferbrian, Konsultan Pengawas Puskesmas Sungai Tabuk 1 dari CV Haded Barakat Utama, optimis proses penyelesaian pembangunannya sesuai target.

MartapuraKlik – Mengingat proyek pembangunan relokasi Gedung UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 1, di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar tersisa kurang lebih sebulan lagi, tepat 18 Desember 2023.

Dengan mempekerjakan 80 orang yang dibagi menjadi dua shift, siang dan malam. Proses pembangunan tersebut dalam beberapa bulan terakhir ini dikebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar.

Read More

Muhammad Ananda Ferbrian, Konsultan Pengawas Puskesmas Sungai Tabuk 1 dari CV Haded Barakat Utama mengatakan, pembangunan yang dikerjakan CV Sukmaha Borneo Mandiri, dengan nilai kontrak Rp9.557.784.789,78 dikebut dengan sistem lembur ini agar selesai sesuai target.

“Proses pengerjaannya sudah 70 persen. Untuk strukturalnya sudah semua, tinggal proses finishing plesteran dan dinding juga sudah terpasang,” kata Ananda, Kemarin (16/11/2023).

Ia menjelaskan, terkait material rangka baja ringan untuk bagian atapnya tinggal proses pemasangan saja.

“Saat ini kami kebut untuk pabrikasinya. Sementara untuk keramik sudah dilakukan pemesanan,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa proses pembangunan Puskesmas Sungai Tabuk 1 bakal selesai sesuai target. Saat ini, pekerjaan dilakukan percepatan dibeberapa item dengan melibatkan pekerja spesialis di luar pekerja harian.

“Pekerjaan dilakukan siang dan malam dengan total sebanyak 80 orang,” ucapnya.

Selain itu, berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang awalnya menggunakan bata lokal dan diganti dengan baja ringan, ia beralasan agar pengerjaannya lebih cepat dan efesien.

“Meski struktur dasarnya sudah dilakukan perkuatan. Tapi, dengan menggunakan bata ringan tentu bebannya akan berkurang dan membuat struktur bangunan lebih kuat,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya proyek pembangunan Gedung Puskesmas Sungai Tabuk 1 dengan luasan lahan 3.000 meter yang meiliki panjang bangunan 47 meter dan lebar 25 meter ini, terjadi keterlambatan lantaran adanya permintaan perkuatan pondasi sejak dikerjakan pada 11 Juli 2023 lalu, sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Akhirnya Dinkes Kabupaten Banjar meminta pihak penyedia agar melakukan percepatan pembangunan. Untuk mengejar keterlambatan tersebut, pihak penyedia melakukan sistem lembur atau dikebut siang dan malam pada, September 2023. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *