Kementerian ESDM Ditjen Minerba Desak Direktur PT TCT Agar Segera Membuka Jalan

TUNTUTAN - Masyarakat dari Asosiasi Angkutan Batubara dan Tongkang saat menyampaikan tuntutan.
TUNTUTAN - Masyarakat dari Asosiasi Angkutan Batubara dan Tongkang saat menyampaikan tuntutan.

MartapuraKlik – Masyarakat dari Asosiasi Angkutan Batubara dan Tongkang yang beroperasi melintasi Jalan Hauling Km 101 Suato Tatakan Kabupaten Tapin, akhirnya mendapatkan titik terang.

Pasalnya, jalan tersebut akan segera dibuka. Hal ini berdasarkan salinan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batubara (Minerba), ditujukan kepada Direktur PT Tapin Coal Terminal (TCT).

Read More

Perihal pembukaan portal ruas jalan angkut dekat Underpass Km 101 Jalan Ahmad Yani antara PT Antang Gunung Meratus (AGM) dan PT TCT.

Hal tersebut menyusul dengan diterbitkannya surat Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral nomor : T-53/MB.05/DJB.B/2022 tentang Pembukaan Portal Ruas Jalan Angkut Dekat Underpass Km 101 Tapin.

Berdasarkan surat resmi tersebut, meminta agar PT. Tapin Coal Terminal (TCT) untuk segera membuka portal ruas Jalan Angkut Dekat Underpass Km 101 Tapin.

Mengingat isi salinan surat tersebut, dalam rangka mengamankan pasokan batubara untuk ketenagalistrikan demi kepentingan umum, dan berdasarkan surat Direktur PT. AGM No 337/DOR-AGM/SRK/XII/2021 tanggal 8 Desember 2021 perihal laporan permasalahan penutupan jalan angkut batubara PT. AGM oleh PT. TCT.

Juga berdasarkan rekomendasi pada berita acara peninjauan lapangan ruas jalan angkut batubara dekat underpass Km 101 pada, 28 dan 29 Desember 2021, saudara (manajemen PT. TCT) agar segera membuka portal ruas jalan angkut batubara dekat Underpass Km 101.

Permintaan itu dimaksudkan untuk kelancaran angkutan batubara PT AGM memenuhi pasokan batubara ke PLN, sampai adanya penyelesaian masalah status tanah di ruas jalan angkutan batubara dekat Inderpass Km 101 PT AGM dan PT TCT.

Tembusan surat itupun juga diterima Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

“Saya menerima salinan surat dari Kementerian ESDM hari ini,” ujar Ketua DPRD Kalsel, kepada awak media, Kamis (6/1/2022).

Ia meyakinkan surat perintah dari Dirjen Minerba dan Batubara ini juga sudah disampaikan kepada pihak yang bersengketa, yaitu PT TCT dan AGM untuk selanjutnya pihak perusahaan tersebut bisa menyampaikan kepada pihak kepolisian setempat.

Lebih jauh dipaparkan Ketua DPRD Kalsel, usai dilakukan audiensi bersama di DPRD pada, Selasa 4 Januari 2022. Pihak DPRD juga menyampaikan hasil rapat ke pemerintah pusat. Dan pada, Kamis (6/1/2022) juga menerima surat diatas.

“Adanya surat ini saya harapkan bisa ditindaklanjuti oleh yang berkompeten, sehingga para pekerja bisa beraktifitas kembali,” paparnya.

Sebab, sesuai surat perintah pembukaan akses Hauling 101 ini juga untuk kelancaran pendistribusian batubara kelistrikan dan kepentingan umum.

Sementara itu, Kuasa Hukum Sopir Angkutan Batubara, Supiansyah Darham SH menegaskan, dengan adanya surat itu, kemudian pihak PT. TCT tetap bersikeras menutup jalan hauling, berarti Kementerian ESDM juga tidak berdaya menghadapi manajemen PT. TCT.

Sehingga jika jalan hauling tetap ditutup, lanjutnya, tidak ada pilihan bagi para sopir angkutan batubara untuk bisa bertahan hidup memenuhi kebutuhan keluarga, para sopir berniat melintasi jalan negara.

“Hasil diskusi dengan para sopir angkutan, mereka bersepakat akan melintasi jalan negara sejauh sekitar 8 meter, hanya menyeberang jalan. Karena mereka semua perlu pekerjaan, makan dan menghidupi keluarganya,” tegas Supiansyah Darham.

Sementara, DPRD Kalsel yang diharapkan dapat memberikan solusi terhadap kesulitan yang mereka hadapi

“Sepertinya juga tidak bisa berbuat apa-apa terhadap keputusan yang disampaikan pihak PT. TCT pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yakni, tetap menutup jalan hauling,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *