Kejari Bakal Gelar Ekspose Kasus Retaknya Bangunan Puskesmas Martapura 2

EKSPOS - Kepala Kejari Banjar Muhammad Bardan mengatakan, dalam minggu ini pihaknya akan segera menggelar ekpsos terkait kasus retaknya bangunan Puskesmas Martapura 2.

MartapuraKlik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar dalam pekan ini akan segera menggelar ekspose hasil penyelidikan kasus retaknya bangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Martapura 2.

Perlu diketahui, terhitung sejak 25 September 2023, saat ini sudah memasuki minggu ketiga usai dilakukan perpanjangan selama 30 hari oleh Intelijen Kejari Kabupaten Banjar.

Read More

Perihal tersebut disampaikan Kepala Kejari Banjar Muhammad Bardan, kepada MartapuraKlik, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama tadi.

“Kalau dihitung perpanjangan selama 30 hari, batas waktunya Senin (23/10/2023) depan. Artinya, dalam minggu ini akan kita ekspose sekalian dengan data analisanya,” kata Muhammad Bardan.

Ia menjelaskan, terkait dua orang (pejabat lama dan tim teknis) yang belum memenuhi pemanggilan pada beberapa waktu lalu, dikarenakan harus mencari kelengkapan berkas pendukungnya terlebih dahulu.

“Alasannya tepat lah, bukannya tidak mau memenuhi pemanggilan dari kita. Kemudian tim teknisnya tidak mungkin langsung datang tanpa adanya kelengkapan dokumen tersebut. Kalau tidak salah seminggu setelah perpanjangan mereka sudah ke sini (Kejari),” jelasnya.

Tanpa kelengkapan dokumen tersebut, lebih jauh dipaparkan Kepala Kejari Banjar, tim teknis tentu saja tidak dapat menganalisa terhadap retaknya bangunan UPT Puskesmas Martapura 2.

“Bagaimana mau menganalisa kalau belum diserahkan dokumennya. Kalau saja mereka datang sebelum perpanjangan tentu waktunya tidak akan kita perpanjang,” paparnya.

Perlu diketahui, bangunan UPT Puskesmas Martapura 2 yang dikerjakan CV Aulia Rahman dengan pagu anggaran Rp.2.400.000.000 bersumber dari APBD 2018 yang diresmikan pada, Selasa 19 Februari 2019 silam mengalami keretakan pada bagian dindingnya.

Untuk menyelesaikan perkara tersebut, pada pertengahan Juli 2023 Kejari Kabupaten Banjar telah mengagendakan pemanggilan sebanyak 18 orang. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *