Kegiatan Haul Ke-19 Guru Sekumpul Kemungkinan Bisa Dimajukan atau Diundur

HADIR - H Abdel, salah seorang relawan dari Posko Induk Sekumpul, saat mengikuti Rakoor persiapan Haul ke-19 Abah Guru Sekumpul.

MartapuraKlik – Terkait pelaksanaan Haul ke-19 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau dikenal Abah Guru Sekumpul, saat ini belum bisa dipastikan kapan akan digelarnya.

Perihal tersebut disampaikan H Abdel, salah seorang relawan dari Posko Induk Sekumpul, saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakoor) persiapan Haul ke-19 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, di Aula Barakat lantai 2 Kantor Bupati Banjar, Martapura, Kamis (14/12/2023).

Read More

Ia mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan tanggal pelaksanaan Haul Ulama Kharismatik yang wafat pada 5 Rajab atau 9 Agustus 2005 tersebut.

“Sesuai kegiatan rutin malam Senin di Musala Ar raudhah, Kegiatan Haul ke-19 Abah Guru Sekumpul kemungkinan bisa dimajukan 14 Januari atau diundur pada, 21 Januari 2024,” kata H Abdel.

Ia menjelaskan, karena kegiatan haul pada 2024 nanti bertepatan dengan masa kampanye. Berdasarkan pernyataan ahli waris, kegiatan Haul Abah Guru Sekumpul ini bersifat keagamaan.

“Karena bertepatan masa kampanye. Maka, tidak diperkenankan ada pihak mengklaim atau menunggangi kegiatan tersebut dengan politik praktis,” ucapnya.

Di lain sisi, terkait peta arus lalu lintas saat kegiatan haul nanti, pihaknya sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar dan Polres Banjar.

Sementara, Bupati Banjar Saidi Mansyur mengungkapkan, pihaknya agar berkomitmen bersama dalam menyambut Haul ke-19 Abah Guru Sekumpul Tahun 2024, baik sarana dan prasarananya dapat lebih maksimal.

“Beberapa langkah persiapan telah dilakukan Pemkab Banjar bersama Forkopimda dan semua pihak terkait seperti tahun-tahun sebelumnya. Tetapi dievaluasi lagi agar pelaksanaan haul pada 2024 ini, akan telaksana lebih baik lagi,” ungkap Bupati Banjar.

“Saya berharap dapat menyambut jemaah haul dengan sebaik-baiknya, baik melalui jalur darat maupun sungai,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *