Kedapatan Membawa Sajam, TR Diamankan Ke Kantor Polisi

Kedapatan Membawa Sajam, TR Diamankan Ke Kantor Polisi
DIAMANKAN - TR (30) berserta sajamnya diamankan ke Mapolsek Belimbing.

MartapuraKlik – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Belimbing berhasil mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis penikam atau penusuk, tanpa surat ijin.

Terlapor berinisial TR (30) ini, tertangkap tangan saat petugas Polsek Belimbing melaksanakan kegiatan rutin Cipta kondisi (Cipkon) di Jalan Hendratna Kilometer 21, Desa Sumber Baru, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar. Tepatnya di Gunung Tatak Akar, Selasa (25/1/2022) malam.

Read More

Ketika dikonfirmasi perihal tersebut, Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kapolsek Belimbing Iptu Andre Primaharja Wirahmawan, membenarkan kejadian ini.

“Benar. Malam tadi sekitar pukul 20.30 Wita, pihak kepolisian mengamankan seorang pemuda berinisial TR (30),” bebernya, kepada MartapuraKlik, Rabu (26/1/2022).

Lanjut, dikatakan Kapolsek Belimbing, TR diamankan lantaran kedapatan membawa sajam jenis keris lengkap dengan gagangnya.

“Panjang keris sekitar 50 centimeter ini, tanpa disertai surat ijin yang sah. Saat ini terlapor diamankan di Mapolsek Belimbing,” ucap Iptu Andre.

Menurut keterangan TR, lanjutnya, alasan membawa sajam tersebut untuk menjaga diri.

“Selain itu, keris yang ia bawa ini sebagai menambah kepercayaan diri,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan bahwa membawa senjata tajam dalam perjalanan adalah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12/1951. “Dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 Tahun,” ungkapnya.

Menurutnya hal ini dilakukan guna menciptakan dan menjaga situasi yang tetap aman dan kondusif di wilayah Hukum Polsek Belimbing.

“Kami rutin melaksanakan kegiatan cipta kondisi ini demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” pungkas Iptu Andre PW. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *