Kebun Hidroponik La’permata Siap Panen, Salis: Sayuran Ini Lebih Sehat dan Bebas Pestisida

Kebun Hidroponik La'permata Siap Panen, Salis Sayuran Ini Lebih Sehat dan Bebas Pestisida
MEMANEN - Kepala La'permata Salis Farida Fitriani bersama puluhan Warga Binaannya, tengah memanen hasil pertanian sayur hidroponik jenis Pokcoy.

MartapuraKlik – Sayur Hidroponik merupakan sayuran yang ditanam pada lubang-lubang pipa dengan bantuan air sebagai media tanamnya.

Nah kali ini, Jajaran Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura (La’permata) bersama Warga Binaannya tengah memanen hasil sayur hidroponik jenis Pokcoy, di Green House Warna Permata (Warga Binaan Perempuan Martapura), berlokasi di kebun Bimbingan Kerjanya.

Read More

Kepala La’permata Salis Farida Fitriani mengatakan, bersama jajaran Seksi Kegiatan Kerja dan 20 Warga Binaan sedang memanen hasil pertanian dan pembinaan pemasyarakatan di La’permata.

“Kegiatan ini sudah berlangsung selama 1 tahun dan merupakan hasil Warga Binaan yang telah mengikuti Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bersertifikat Tahun Anggaran 2021,” katanya.

Lanjut dipaparkan Salis, pihaknya sudah bisa panen sayur hidroponik jenis Pokcoy ini setiap 3 bulan sekali.

MEMANEN - Kepala La'permata Salis Farida Fitriani bersama puluhan Warga Binaannya, tengah memanen hasil pertanian sayur hidroponik jenis Pokcoy.

“Kegiatan ini biasanya dilakukan selama 3 bulan. Mulai dari penyemaian bibit hingga sayur siap dipanen oleh Warga Binaan,” paparnya.

Dari hasil pelatihan tersebut, ucap Kepala La’permata, Warga Binaan telah berhasil menanam sayur secara hidroponik dengan hasil panen sayur yang hijau dan segar-segar.

“Sementara ini, baru dipanen sebanyak 20 kilogram, ini panen pertama di 2022. Sayuran ini dijual di koperasi yang berada di La’permata, yang jelas sayuran ini lebih sehat dan bebas pestisida,” ucap Salis.

Ia pun berharap, kepada puluhan Warga Binaan yang telah mengikuti Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bersertifikat, salah satunya Hidroponik di Tahun Anggaran 2021 lalu.

“Sehingga dengan ilmu dan pengetahuan yang didapat selama ada di La’permata ini. Bisa menerapkan hal tersebut untuk membantu perekonomian keluarga mereka setelah kembali ketengah-tengah masyarakat,” harapnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *