Kasus Dugaan Gratifikasi Bergulir! KPU Banjar Akan Ikuti Sidang Daring dari DKPP RI

MENERANGKAN - Salah seorang Komisioner KPU Banjar Abdul Muthalib, mengaku sudah menerima surat resmi dari DKPP RI.

MartapuraKlik – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar yang berstatus teradu, mengaku sudah menerima surat panggilan dari Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) RI, atas dugaan gratifikasi saat kegiatan Kirab Pemilu 2024 pada, 6 September 2023 lalu.

Surat panggilan tersebut diakui KPU Kabupaten Banjar sudah diterimanya secara online, pada Jumat 5 Januari 2024.

Read More

Perihal tersebut disampaikan salah seorang Komisioner KPU Banjar Abdul Muthalib, kepada MartapuraKlik beserta awak media lainnya, Senin (8/1/2024) sore.

“Untuk sidang yang digelar DKPP RI secara daring akan kita ikuti pada Rabu (10/1/2024),” kata Abdul Muthalib atau akrab disapa Aziez.

Sebelum mengikuti sidang tersebut, pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan.

“Kami menyiapkan bahan untuk menjawab aduan yang disampaikan pengadu ke DKPP. Saat sidang nanti juga akan menghadirkan Bawaslu Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pokok aduan yang disampaikan oleh pengadu ke DKPP terkait sejumlah pemberitaan dibeberapa media online yang terlampir dari surat undangan DKPP.

“Pengadu ini lebih menekan perihal link pemberitaan di media online, di mana dilampirkan dalam berkas aduan tersebut,” ungkapnya.

Perlu diketahui, kasus tersebut terus bergulir hingga Bawaslu Kabupaten Banjar sempat menghentikan dikarenakan tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran pada, 3 November 2023.

Namun, kasus dugaan gratifikasi KPU ini yang diadukan dari Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda), yakni Ali Fahmi yang kini menjadi Caleg DPR RI Dapil Kalsel 1 terus bergulir di DKPP.

Bahkan, dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) usai dilakukan verifikasi materiil pada tanggal 7 Desember 2023, dan dipublikasikan di laman https://dkpp.go.id pada 13 Desember 2023. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *