Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat, Diduga 3 Orang Terpapar Virus Varian Baru

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat, Diduga 3 Orang Terpapar Virus Varian Baru
WAWANCARA - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Yasna Khairina mengungkapkan, diduga ada 3 orang di antaranya yang terpapar Covid-19 varian Omicron.

MartapuraKlik – DInas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar menyebutkan bahwa kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar pada 2022 ini meningkat. Di antaranya diduga 3 orang terpapar Covid-19 varian baru yakni, Omicron.

Kabar tersebut disampaikan Kepala Dinkes Banjar Yasna Khairina, saat ditemui sejumlah awak media, Kemarin (3/2/2022).

Read More

“Ada 3 orang yang probable virus Omicron. Namun belum terkonfirmasi Omicron. Probable itu masih kemungkinan,” bebernya.

Guna memastikan hal tersebut, lanjut Yasna, sample pasien positif sudah dikirim ke Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta. “Tapi hasilnya masih belum keluar,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Kepala Dinkes Banjar, kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar mulai naik sejak pekan ketiga Januari 2022 tadi.

“Ada 45 kasus terkonfirmasi. 2 pasien di antaranya sudah sembuh dan bertambah 19 kasus. Jadi total update sebanyak 62 kasus. Jika kasus terpapar terus bertambah, kemungkinan level PPKM akan naik lagi,” katanya.

Disamping itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar, menerapkan protokol kesehatan ketat yakni, memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kerumunan meskipun sudah divaksin.

“Vaksin untuk meningkatkan imun agar daya tahan tubuh lebih kuat terhadap suatu penyakit. Bukan berarti tidak bisa terpapar lagi, tapi andai pun terpapar risikonya tidak parah,” ungkapnya.

Kepada orang tua anak, dirinya mengharapkan, turut mendukung vaksinasi anak usai 6 hingga 11 Tahun, demi menjaga kesehatan anak, keluarga dan masyarakat.

Sekedar diketahui, kasus Probable adalah orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA Berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *