Jalan Rusak di Desa Tambak Baru Ilir dan Pingaran Ulu, Akibat Dilintasi Truk Bermuatan Material

Jalan Rusak di Desa Tambak Baru Ilir dan Pingaran Ulu, Akibat Dilintasi Truk Bermuatan Material
JALAN RUSAK - Sepanjang kurang lebih 200 meter di Desa Tambak Baru Ilir yang berbatasan dengan Desa Tambak Baru ini mengalami kerusakan jalan akibat dilalui truk bermuatan.

MartapuraKlik – Selain curah hujan tinggi, kerusakan jalan diperparah lagi dengan adanya aktifitas keluar masuknya truk bermuatan material di Desa Tambak Baru Ilir, Kecamatan Martapura dan Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan di Desa Tambak Baru Ilir ini berbatasan dengan Desa Tambak Baru. Dengan panjang jalan sekitar 200 meter.

Read More

Ketika dikonfirmasi sejumlah awak media kepada Pembakal Tambak Baru Ilir Gusti Ahmad Munadi. Ia mengatakan, kerusakan jalan ini diakibatkan adanya keluar masuk truk bermuatan material.

“Selain itu, jalan sepanjang 200 meter yang berbatasan dengan Desa Tambak Baru ini, tidak sempat mendapatkan pemeliharaan jalan atau tambal sulam, lantaran anggaran dari pemerintah daerah tidak cukup,” tuturnya, Selasa (14/12/2021).

Di tempat berbeda, kerusakan jalan yang lebih parah dan mengkhawatikan ini berada di Desa Pingaran Ulu, Kecamtan Astambul, Kabupaten Banjar.

Jalan Rusak di Desa Tambak Baru Ilir dan Pingaran Ulu, Akibat Dilintasi Truk Bermuatan Material
IMBAU – Agar tidak memperparah jalan di Desa Pingaran Ulu, Kepala Desa di sana mengimbau sopir bermuatan material untuk menurunkan sebagian angkutannya, agar menutupi lubang pada bahu jalan.

Hal tersebut pun diakui, Halimi selaku Pembakal Pingaran Ulu, ketika ditemui sejumlah awak media di rumahnya. Ia mengaku bahwa kerusakan jalan tersebut lantaran sering dilalui truk bermuatan material.

“Kalau setiap harinya, truk tanpa muatan ada sebanyak 50 unit. Sedangkan truk bermuatan sekitar 25 unit yang sering melintasi jalan tersebut,” sebutnya.

Dirinya menjelaskan, jalan yang menghubungkan Desa Awang Bangkal menuju Hulu Sungai ini, dimanfaatkan truk bermuatan material sebagai jalur alternatif.

“Ditambah belum lama tadi, menghindari adanya razia uji KIR dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk kendaraan bermuatan yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar, jadi bertambah banyak truk muatan yang lewat,” jelasnya.

Selanjutnya, dirinya didampingi Ahmad Zaini selaku Kepala Desa Pingaran Ilir, akan melakukan koordinasi bersama Dishub, terkait bagaimana mengatasi permasalahan angkutan truk bermuatan yang sering dilaluinya di Desa Pingaran Ulu dan Pingaran Ilir.

“Karena jalan ini menghubungkan 3 kecamatan yakni, Karang Intan, Astambul dan Martapura,Tentunya, kita akan melibatkan Kepala Desa lainnya untuk berkoordinasi dengan dinas terkait,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ahmad Zaini selaku Kepala Desa Pingaran Ilir pun khawatir, apabila permasalahan tersebut tidak segera ditanggulangi.

“Selain berada di musim penghujan, kondisi ruas jalan yang telah dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR pada awal Oktober 2021 lalu juga mulai mengalami kerusakan. Bahkan mengalami keretakan pada jalan yang sudah diperbaiki,” tuturnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *