Fakta atau Mitos Ketiban Sial? Berikut Doa Ketika Kejatuhan Cicak

MartapuraKlik – Kejatuhan cicak sering dikaitkan dengan kejadian buruk atau sial yang akan segera menghampiri.

Apakah fakta atau mitos?, sebenarnya hal tersebut hanya mitos yang datang dari konsep budaya Jahiliyah.

Read More

Mereka yang mempercayai mitos disebut sebagai Thiyaroh. Bagi umat muslim, alangkah baiknya tidak mempercayai hal-hal seperti ini.

Berikut doa ketika kejatuhan cicak yang perlu diamalkan umat muslim:

1. Bertawakal Kepada Allah SWT

Berdasar pada QS Ath Thalaq ayat 3 tentang perintah tawakal pada Allah SWT:

Wa yarzuq-hu min aisu la yahtasib, wa may yatawakkal ‘alallahi fa huwa hasbuh, innallaha baligu amrih, qad ja’alallahu likulli syai`ing qadra.

Artinya: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

2. Berdoa untuk kebaikan

Rasulullah SAW mencontohkan sebuah doa agar terhindar dari kesialan, sebagai berikut:

Allahumma la ya’ti bil hasanati illa anta, wa la yazhabu bis sayyi-ati illa anta, wa la haula wa la quwwata illa billah.

Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, tidak ada yang menghilangkan kejahatan kecuali Engkau, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (izin) Allah”. (H.R. Ibnu Sunni)

Kejatuhan cicak tidak selalu identik dengan kesialan. Pasalnya, banyak sekali faktor lain yang bisa menjadi penyebab dan secara kebetulan bersamaan dengan dijatuhi cicak.

3. Husnuzon pada Allah SWT

Sebagaimana yang tertulis pada QS Ar-Ra’d ayat 11 yang berbunyi:

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Setiap tertimpa sesuatu, sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita selalu senantiasa berhusnuzon kepada Allah SWT dengan segala rencana terbaik-Nya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *