DKUMPP Banjar Gelar Sosialisasi Memantapkan dan Mengevaluasi Kegiatan Pemeriksaan Koperasi

MartapuraKlik– Guna memantapkan dan mengevaluasi kegiatan pemeriksaan koperasi sesuai aturan perkoperasian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) melaksanakan kegiatan sosialisasi, di Aula DKUMPP, Senin (7/11/2022).

Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran pengurus atau pengelola koperasi tentang pentingnya pemeriksaan koperasi.

Read More

“Sehingga terwujud koperasi yang sehat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Ia menekankan, pada 2022 jumlah koperasi patuh di Kabupaten Banjar dapat meningkat.

“Pemeriksaan Koperasi bertujuan untuk memperoleh data dalam rangka mengetahui kesesuaian praktik-praktik pengelolaan koperasi dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan, serta untuk memberikan rekomendasi tindak lanjut terkait pembinaan atau pengenaan sanksi,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 41 peserta dari masing-masing koperasi unsur koperasi simpan pinjam (KSP) dan unit simpan pinjam (USP) yang wilayah keanggotaannya berada di dalam wilayah Kabupaten Banjar, terserbar di beberapa kecamatan.

Selama kegiatan mereka mendapatkan salah satu materi tentang Susunan Peraturan Perangkat Perkoperasian yang menjadi pokok temuan kegiatan pemeriksaan koperasi selama ini terkait dengan Persus/SOP/SOM oleh Dr.Ir. Robinson Sitepu, M.App.Sc ketua LKMP-KUMK Kalimantan Selatan.

Ia menambahkan, pengurus koperasi di Kabupaten Banjar harus patuh terhadap regulasi dan peraturan perundang-undangan dan harus mampu mensejahterakan seluruh anggotanya.

“Sebagai pengurus koperasi harus taat terhadap regulasi peraturan perkoperasian yang ada sehingga kesejahteraan koperasi benar benar tercapai,“ tegasnya.

Adanya kegiatan ini koperasi bisa lebih taat aturan, I Gusti Made mengharapkan, minimal melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) tepat waktu dan kelengkapan administrasi lainnya serta pencatatan pelaporan keuangan yang baik dan tertib. “Sehingga menimbulkan kepercayaan dari anggota,“ harapnya.

Sementara, Kabid Perkoperasian DKUMPP Banjar Farida Ariyati menyampaikan, untuk mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, mandiri, tangguh dan berdaya saing sesuai jati diri. Koperasi perlu meningkat akuntabilitas, kepercayaan, kepatuhan, kesinambungan dan memberikan manfaat yang sebesar besarnya kepada anggota dan masyarakat melalui usaha usaha yang produktif.

“Maka dari itu koperasi perlu Pengawasan dan Pemeriksaan oleh pejabat dan instansi yang membidanginya sesuai dengan peraturan perundang-undangan,“ tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *