Disdik Banjar Belum Mewajibkan Peraturan Pakaian Adat Bagi Sekolah

WAWANCARA - Kadisdik Banjar Liana Penny menjelaskan, belum mewajibkan mengenakan pakaian adat bagi sekolah.

MartapuraKlik – Beberapa waktu lalu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, mengatur pilihan pakaian adat untuk bisa digunakan siswa saat sekolah.

Menanggapi perihal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar Liana Penny mengatakan, untuk sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Banjar belum mewajibkan peraturan mengenakan pakaian adat bagi peserta didik.

Read More

“Untuk sementara ini memang belum diwajibkan. Terlebih pakaian ada sendiri harga lumayan mahal,” katanya, Sabtu (5/11/2022).

Menurutnya, pemberlakuan aturan tersebut membutuhkan banyak biaya. Atas dasar itu lah, pihaknya perlu mengkaji lebih dalam serta dipersiapkan secara matang agar tidak meniadi beban tambahan bagi wali peserta didik.

“Agar menumbuhkan kecintaan dalam berpakaian adat, tidak ada salahnya juga kalau sekolah ingin melaksanakannya. Namun untuk Kabupaten Banjar mewajibkan peraturan itu memang belum,” tegasnya.

Sementara itu, sembari menunggu kesiapan seluruh pihak terkait peraturan tersebut, nilai-nilai nasionalisme telah diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran.

Perlu diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan aturan baru terkait seragam sekolah untuk SD, SMP, SMA.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 50 tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Dalam pasal 3 disebutkan ada tiga jenis seragam sekolah yang digunakan siswa SD, SMP, dan SMA sederajat antara lain :

Pakaian Adat Pemda sesuai dengan kewenangannya dapat mengatur pengenaan pakaian adat bagi peserta didik pada sekolah.

Aturan seragam sekolah terbaru ini mencabut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Melalui aturan ini, pengaturan seragam sekolah terbaru memiliki tujuan untuk menanamkan dan menumbuhkan nasionalisme, kebersamaan serta memperkuat persaudaraan di antara peserta didik atau siswa. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *