Dinsos dan BPBD Kabupaten Banjar Pastikan Kesiapannya dalam Penyaluran Bantuan Terdampak Bencana

Dinsos dan BPBD Kabupaten Banjar Pastikan Kesiapannya dalam Penyaluran Bantuan Terdampak Bencana
RDP - Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar berikan masukan langkah dan strategi dalam penanggulangan bencana, saat menggelar RDP bersama Dinsos, BPBD dan Dinkes.

MartapuraKlik – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banjar pastikan kesiapannya dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Banjar, khususnya terkait penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat terdampak bencana.

“Ketersedian stok beras di Kabupaten Banjar saat ini sebanyak 28,5 Ton. 25 Ton dititipkan pada Badan Urusan Logistik (Bulog) dan 3,8 Ton kita simpan di gudang Dinsos Kabupaten Banjar,” ujar Kepala Dinsos Banjar Ahmadi, usai mengikuti gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, belum lama tadi.

Read More

Dirinya mengungkapkan, seperti bencana banjir saat ini. Pihaknya siap menyalurkan keperluan beras jika dapur umum memerlukannya.

“Untuk penyalurannya ini bisa disetujui dengan syarat status bencana di Kabupaten Banjar menjadi Tanggap Darurat. Karena hal tersebut lah kita belum menyalurkan bantuan ini, kita juga akan berkoordinasi dengan BPBD untuk ketersediaan lauk pauknya,” ungkapnya.

Kendati demikian, lebih jauh dipaparkan Ahmadi, jika ada permintaan kebutuhan sembako untuk masyarakat terdampak bencana yang dilaporkan desa dan kecamatan. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banjar.

“Apabila ada masyarakat yang mengungsi dan mendirikan dapur umum yang diakomodir desa dan kecamatan. Kita akan segera berkoordinir dengan BPBD dan Bupati Banjar agar, bantuan tersebut dapat disalurkan. Jadi, ada kebijakan kepala daerah,” paparnya.

Dilain sisi, Plh Kalak BPBD Banjar HM Riza Dauly menambahkan, banyak saran dan masukan yang diberikan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, terkait langkah dan strategi untuk Pemkab Banjar dalam menghadapi bencana. Baik dalam status Siaga Darurat, Tanggap Darurat, dan Pasca Tanggap Darurat bencana.

“Jadi, apabila saat ini ada masyarakat yang terdampak banjir, silahkan mengungsi ke titik posko yang telah kami persiapkan. Sehingga Pemkab Banjar pun dapat memenuhi keperluan masyarakat, tak terkecuali terkait layanan kesehatannya pada dapur umum,” tambahnya.

Pembentukan posko tersebut, kata HM Riza Dauly, sebagai upaya Pemkab Banjar untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana sesuai dengan ketersediaan sumber daya BPBD Kabupaten Banjar baik dari sisi kesehatan hingga logistik.

“Jadi, kita sudah menyiapkan sejumlah posko dan tempat pengungsian, seperti di Kecamatan Astambul, Martapura, Martapura Timur, hingga di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar, dan dapat kita dirikan dapur umum untuk pelayanan kepada masyarakat. Jika ada masyarakat yang mengungsi secara mandiri laporkan juga kepada kami,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *