Dinas PUPRP Gelar Ekspose Laporan Pendahuluan Penyusunan DED Sekumpul Lanjutan

MartapuraKlik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas PUPRP Kabupaten Banjar menggelar Ekspose Laporan Pendahuluan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sekumpul Lanjutan dan Perencanaan Teknis Koridor Ahmad Yani, di Aula Barakat Lantai II, Kantor Bupati Banjar Martapura, Senin (26/09/2022).

Sekda Banjar HM Hilman mengatakan, Kota Martapura disebut Kota Serambi Mekkah karena terkenal dengan pesantren. Selain itu, ada wisata religi makam Guru Sekumpul yang selalu didatangi penziarah yang cukup banyak setiap harinya bahkan setiap pelaksanaan haul.

“Ini menjadi potensi wisata religi skala nasional dengan keberadaan makam Abah Guru Sekumpul. Alhamdulillah Pemkab Banjar mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat terkait penataan kawasan Sekumpul,” ucapnya.

HM Hilman menjelaskan, penataan kawasan Sekumpul sudah dimulai dari 2021 untuk pelaksanaan kegiatan fisik. Sudah dilaksanakannya penataan Kota Sekumpul pada segmen 1 dari titik nol persimpangan Mesjid Pancasila sampai jembatan irigasi Riam Kanan dan kawasan sekitarnya.

“Berdasarkan rencana awal kita mengharapkan ini tetap dilanjutkan untuk segmen 2 dan 3,” pinta Sekda Banjar.

Menurutnya, yang menjadi permasalahan utama penataan kawasan Kota Sekumpul adalah bagaimana cara mengatasi genangan yang terjadi di sepanjang jalan makam tersebut, sampai wilayah kawasan sekitarnya.

Menurutnya, jika wilayah lainnya masih tergenang maka akan menjadi sia-sia, karena ini merupakan kawasan religi. Berdasarkan diskusi dengan pemerintah pusat, maka penataan bukan hanya terkait mengatasi genangan tetapi penataan secara keseluruhan.

“Di kawasan Sekumpul terkait sistem drainase, sanitasi, air bersih dan sebagainya sebagai pendukung untuk mendukung kawasan religi yang layak,” tambah Hilman.

Sementara Zabir, Konsultan Kinarya menerangkan, untuk kegiatan berdasarkan hasil orientasi dan hasil pengamatan awal fokusnya nanti untuk di koridor Sekumpul.

“Pada penahanan genangan atau banjir kemudian juga melanjutkan penahanan dan penataan jalan,” ungkap Zabir.

Zabir juga meminta masukan dan arahan terutama dari PT PLN sesuai segmen yang sudah dilaksanakan.

“Karena saluran udara semuanya masuk di bawah trotoar, jadi kami perlu kerja sama dengan PT PLN. Sehingga penataan atasnya benar terpadu dengan penataan di bawahnya,” ujarnya.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Kepala Bappeda Litbang sekaligus Plt Dinas PUPRP Riza Dauly, Kepala Dishub, Kepala DisperkimLH, perwakilan Kepala DKISP, Satpol PP dan DKUMPP.

Selain itu, Kabag Administrasi Pembangunan/Pemerintahan Setda Banjar, Camat Martapura, Lurah Sekumpul danTanjung Rema Darat serta sejumlah undangan. Selain Ekspose laporan dari Konsultan Kinarya, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi tanya jawab serta saran dan masukan dari peserta demi kesempurnaan dari perencanaan yang disiapkan. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *