Dinas Pertanian Akui Sudah Memfasilitasi PT BIT Sejak 2021

WAWANCARA - Kabid Perizinan Usaha Pertanian Candra Dewi mengaku telah memfasilitasi PT BIT untuk perawatan kebunnya.

MartapuraKlik – Menanggapi keluhan masyarakat Desa Alalak Padang, Kecamatan Cintapuri, Kabupaten Banjar terkait kebun plasma yang dikelola PT Borneo Indotani (BIT) bersama Koperasi Usaha Desa (KUD) Mas Intan Jaya, terbengkalai.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian Banjar Dondit Bekti Agustiono, melalui Candra Dewi selaku Kabid Perizinan Usaha Pertanian mengaku, sudah memfasilitasi pihak perusahaan dan KUD dalam perawatan kebun sawitnya.

Read More

“Padahal sejak 2021, kita sudah memfasilitasi PT BIT dengan KUD untuk perawatan kebunnya,” katanya, kepada MartapuraKlik berserta awak media lainnya, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/6/2022).

Terkait perkebunan sawit plasma yang terbengkalai tersebut, pihaknya baru mengetahuinya.

TERBENGKALAI – Tampak Kebun Plasma yang dikelola PT BIT, terbengkalai dan terlindung oleh semak belukar.

Lebih jauh diungkapkan Candra Dewi, pada Selasa (13/6/2022) lalu, pihaknya juga sudah melakukan pemanggilan kepada perusahaan dan koperasi untuk mediasi.

Namun saat mediasi dilakukan, data yang disampaikan oleh kedua pihak bersangkutan masih kurang lengkap. Terutama terkait biaya pengeluaran perawatan kebun sawit.

“Untuk itu, kita akan melakukan pemanggilan kembali kepada kedua belah pihak. Kita juga akan menggali informasi lebih dalam, terkait permasalahan yang ada ini untuk segera diatasi,” ucapnya.

“Semoga kedepannya lebih baik lagi dan permasalahan tersebut bisa diselesaikan,” pintanya.

Sebelumnya diberitakan, para petani meminta kepada pihak perusahaan untuk membebaskan 48 hektare lahan plasma tersebut agar, bisa dikelola secara mandiri karena selama ini tidak dirawat oleh PT BIT.

Disamping itu, 12 hektare lahan masyarakat yang sudah ditanami sawit sejak 2012, belum saja dibebaskan hingga saat ini. Dikarenakan harga yang ditawarkan perusahaan sangat miring. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *