Curi Kotak Amal Musala, Seorang Tukang Becak Diamankan Polisi

Curi Kotak Amal Musala, Seorang Tukang Becak di Amankan Polisi
TERSANGKA - AD (30) seorang pelaku pencuri kotak amal musala di Martapura ini, berhasil diamankan oleh warga dan langsung diserahkan kepada pohak berwajib, guna proses hukum lebih lanjut.

MartapuraKlik – Nasib apes dialami seorang tukang becak ini hingga mendekap di balik jeruji besi. Pasalnya, pria berinisial AD (30) ini ketahuan oleh warga mencuri kotak amal di Musala Baiturrahman, Komplek Bautung, Gang Bautung IV, Rt 003, Rw 001, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Sabtu (18/9/2021) malam, tepatnya pukul 00.30 Wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Martapura Kota Iptu Muhidin, melalui Kanit Reskrimnya Iptu Teddy, kepada awak media membenarkan perihal tersebut.

Read More

” Benar. Seorang pelaku berinisial AD (30), mencoba melakukan pencurian uang kotak amal di musala tersebut, Sabtu malam,” bebernya, Minggu (19/9/2021).

AD (30) warga asal Jalanl keraton, Kelurahan keraton, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar ini, jelas Ipti Teddy, berprofesi sebagai tukang becak.

” Kejadian ini berawal dari warga sekitar melihat pelaku berdiri di sisi kotak amal musala, yang kebetulan warga tersebut rumahnya berdekatan dengan musala. Saat melakukan aksinya, ketahuan warga dan langsung menegurnya,” jelasnya.

Merasa diketahui perbuatannya, lebih jauh diterangkan Iptu Teddy, pelaku berusaha kabur dengan loncat dari pagar musala dan lari pergi keluar menuju ke Jalan Ahnad Yani.

” Melihat hal tersebut, warga yang mengetahui. Langsung mengejar pelaku hingga pelaku berhasil diamankan. Beruntung warga tidak menghakimi pelaku,” ucapnya.

Adapun narang bukti yang berhasil diamankan, berupa satu buah kotak amal warna putih yang bertuliskan Wakaf Musala Baiturrahman.

” Lalu, satu bilah ranting atau dahan dengan panjang sekitar 90 centimeter serta uang tunai sebesar Rp 27 ribu,” ungkap Iptu Teddy.

Guna proses lebih lanjut, kini pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Martapura Kota.

” Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP Jo 53 KUHP, tentang percobaan pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun 7 bulan,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *