Camat Aluh-aluh Dukung Kegiatan DPKP Kabupaten Banjar Terkait SPM

MartapuraKlik – Camat Aluh-aluh Aditya Yudi Dharma mengatakan, sangat mendukung kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Urusan penyelenggaraan layanan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Tratibumlinmas), di mana salah satunya pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), di Aula Kantor Camat Aluh-aluh, Kemarin (1/11/2022).

Read More

Hal tersebut menurut Aditya, dikarenakan Kecamatan Aluh-aluh termasuk wilayah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan daerah. Di Aluh-aluh sendiri pada 2022 ini, sudah terjadi sebanyak 3 kali musibah kebakaran.

“Relawan kebakaran sendiri dari 19 desa di Kecamatan Aluh-aluh baru berdiri satu di Desa Bunipah,” jelasnya.

Aditya menjelaskan, setiap desa memiliki alat pemadam kebakaran lengkap dengan relawannya, sehingga jika terjadi musibah kebakaran, tidak banyak berharap bantuan dari tetangga sekitar seperti di daerah Gambut dan Banjarmasin.

“Apabila menunggu bantuan pemadam kebakaran dari daerah sekitar memerlukan waktu yang cukup lama untuk tiba di lokasi, sehingga dapat menimbulkan dampak yang lebih besar,” ucapnya.

Ia juga berharap, dengan sosialisasi ini akan memotivasi para pambakal yang ada di Kecamatan Aluh-aluh untuk bisa melakukan pengadaan peralatan pemadam kebakaran dan pelindung diri untuk dianggarkan pada tahun 2023.

Sementara itu, Kabid Pencegahan DPKP Banjar Eddy Elminsyah Jaya menjelaskan, sosialisasi penerapan SPM ini adalah yang pertama di Kecamatan Aluh Aluh, dengan tujuan  untuk membina para relawan, karena selain melakukan pemadaman kebakaran, relawan juga harus bisa melakukan penyelamatan.

Eddy mengungkapkan, setiap desa di Kecamatan Aluh-aluh, nantinya memiliki relawan kebakaran dengan struktur organisasi yang jelas. Sehingga apabila terjadi kebakaran cepat respon. Menurutnya,15 menit harus sampai ke tempat kebakaran akan menjadi lebih maksimal apabila relawan kebakaran tersebut ada ditempat itu sendiri.

“Dengan adanya relawan kebakaran di lokasi kebakaran atau hal-hal yang bersifat darurat akan menjadi lebih cepat dan lebih sigap memadamkan kebakaran dan hal-hal yang bersifat darurat akan cepat ditangani,” tutup Eddy.

Peserta sosialisasi sendiri adalah pambakal se-Kecamatan Aluh-aluh, para relawan damkar, karang taruna dan tokoh masyarakat. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *