Begini Syarat dan Biaya Tambahan Membayar Administrasi Penerbitan STNK dan TNKB Baru

Begini Syarat dan Biaya Tambahan Membayar Administrasi Penerbitan STNK dan TNKB Baru
ILUSTRASI - Pengurusan pajak lima tahunan sekarang ini hanya di Samsat saja. Tidak perlu lagi ke Polda Kalsel.

MartapuraKlik – Tidak seperti membayar pajak tahunan yang bisa dilakukan secara online, untuk membayar administrasi atau pajak lima tahunan tentu diwajibkan ke Samsat Induk tiap daerah. Pasalnya, pemilik kendaraan harus membawa motornya yang akan dibayarkan pajaknya ke kantor Samsat.

Kasat Lantas Polres Banjar AKP Anton Suyono, melalui Iptu Indry Sampelan selaku Kanit Regident Satlantas Polres Banjar menjelaskan, setiap lima tahun sekali, akan ada namanya perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) disertai dengan penggantian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) baru.

Read More

“Salah satu syarat pembayaran pajak kendaraan lima tahunan, harus menyertakan cek fisik kendaraan yang bersangkutan. Kalau tidak dibawa maka proses pembayaran pajaknya tidak bisa dilakukan,” jelasnya, belum lama tadi.

Adapun beberapa persyaratan lainnya yang harus dibawa yakni, STNK Asli dan fotocopy, BPKB Asli dan fotocopy, KTP Asli dan fotocopy KTP pemilik sesuai data identitas kendaraan.

“Setelah syarat sudah disiapkan, pemilik kendaraan bermotor melakukan registrasi dibagian cek fisik. selanjutnya akan diberikan form yang harus diisi sesuai data kendaraannya sesuai STNK,” katanya.

Cek fisik kendaraan, lanjut Iptu Indry, akan dilakukan petugas kepolisian yang berada di Samsat. Meliputi pengecekan nomor rangka dan mesin.

“Kemudian salinan nomor mesin dan rangka akan ditempelkan di form yang sudah diisi di awal. Berkas syarat dan datanya akan diperiksa oleh petugas. Jika sudah selesai, wajib pajak akan dipanggil ke bagian administrasi untuk melakukan pembayaran pajak lima tahunan kendaraan,” ujar Iptu Indry.

Sementara, papar Iptu Indry, selain membayar pajak pokok kendaraan, ada biaya tambahan untuk administrasi penerbitan STNK dan TNKB baru.

“Biaya administrasi STNK baru, dikenakan Rp.100 ribu (roda dua) dan Rp.200 ribu (roda empat). Sedangkan untuk penerbitan TNKB baru sebesar Rp.60 ribu (roda dua) dan Rp.100 ribu (roda empat),” sebutnya.

Proses selesainya, tambah Iptu Indry, diperkirakan kurang lebih sekitar 1 minggu dan perlu diketahui untuk kepengurusan pajak lima tahunan, sekarang ini hanya di Samsat saja.

“Sementara menunggu penerbitan STNK dan TNKB baru selesai, kita akan memberikan surat keterangan jalan dari Samsat,” tutupnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *