6 Bangunan Sekolah Belum PHO, Disdik Banjar Pastikan Rampung Sebelum Desember 2023

PENINJAUAN - Pihak Disidk didampingi Kejari Kabupaten Banjar, saat melakukan peninjauan bangunan di SDN Kelampayan Ilir 2 yang sudah PHO.

MartapuraKlik – Dinas Pendidikan (Disdik) pastikan proyek perbaikan dan peningkatan infrastruktur di 143 sekolah di Kabupaten Banjar bakal rampung diakhir Desember 2023 ini.

Kepala Disdik Banjar Liana Penny, melalui Kabid Sarana Prasarana (Sarpras) Disdik Banjar Jennita Adistya Putri mengatakan, ratusan unit sekolah yang dilakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur ini, terdiri dari 26 unit bangunan PAUD/kesetaraan, 83 unit SDN dan 34 unit SMP.

Read More

“Saat ini sudah banyak unit sekolah dilakukan Serah Terima Sementara Pekerjaan (Provisional Hand Over-PHO),” kata Jennita, belum lama tadi.

Ia menyebut, saat ini yang belum dilakukan PHO ada sebanyak 6 unit sekolah.

“Di antaranya, SDN Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, SDN Manarap Lama, Kecamatan Kertak Hanyar, SDN Cindai Alus 2, Kecamatan Martapura, Pematang Danau, Kecamatan Mataraman, Lok Cantung, Kecamatan Simpang Empat, Tajau Landung, Kecamatan Sungai Tabuk, dan SDN Keramat, Kecamatan Martapura Timur,” rincinya.

Meski begitu, dirinya tetap optimis proses perbaikan dan peningkatan infrastruktur di 6 sekolah ini dapat diselesaikan sebelum akhir tahun, tepatnya 28 Desember 2023.

“Kemungkinan dalam Minggu ini sudah dilakukan PHO, karena pengerjaannya tersisa hanya finishing saja,” ujarnya.

Sebelumnya pada, 11 Desember 2023 lalu. Sudah ada beberapa sekolah yang selesai dikerjakan dan sudah dilakukan PHO.

“Ada 4 unit sekolah yang selesai dan PHO, yakni SDN Pekauman 2, SDN Kitano 1, Kecamatan Martapura Timur, SDN Pasar Jati 3 dan SDN Kelampayan Ilir 2, Kecamatan Astambul,” sebutnya.

Ketika ditanya MartapuraKlik, apakah ada kendala saat tahapan proses perbaikan bangunan di 143 sekolah? Ia menyebutkan tidak banyak kendala yang terjadi.

“Karena menerapkan sistem konsolidasi yang di dalamnya ada beberapa penyedia. Sehingga mobilisasinya sedikit terganggu karena keterbatasan lahan,” pungkasnya. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *