2 Anggota DPRD Banjar Terancam Dipecat, Supian HK : H Rusli Tetap Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Banjar

2 Anggota DPRD Banjar Terancam Dipecat, Supian HK H Rusli Tetap Menjadi Ketua DPD Partai Golkar Banjar
BERIKAN SANKSI - Supian HK selaku Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel, saat konferensi pers bersama awak media, di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, membacakan putusan Mahkamah Partai Golkar sekaligus pemanggilan dan memberikan pembinaan kepada 2 anggota DPRD Banjar.

MartapuraKlik – Supian HK, Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel angkat bicara terkait jabatan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar saat ini.

Dirinya menegaskan, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar saat ini, masih dipimpin oleh H Rusli.

Read More

Demikian disampaikan Supian HK, saat menggelar konferensi pers bersama puluhan awak media, di kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar. Tepatnya di Jalan Ahmad Yani kilometer 39,5 Martapura, Minggu (17/10/2021) sore.

Dikesempatan tersebut, Supian HK membacakan hasil putusan Mahkamah Partai menyikapi polemik pasca Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar.

“Berdasarkan amar putusan Mahkamah Partai Golkar No 29/PI-GOLKAR/II/2021, memutuskan untuk menolak permohonan para pemohon untuk sepenuhnya. Yang menggugat atau pemohon adalah Gusti Abdurrahman,” sebutnya.

Secara aklamasi dalam Musda yang ia pimpin di Kantor DPD Partai Golkar Kalsel di Banjarmasin ini, jelas Supian HK, H Rusli terpilih sebagai Ketua Partai Golkar Kabupaten Banjar.

“Saat itu, ada pihak yang menggugat hasil tersebut melalui Mahkamah Partai Golkar, dimana akhirnya gugatan tersebut ditolak seluruhnya,” jelasnya.

Sehingga, sesuai putusan Mahkamah Partai, H. Rusli tetap menjadi Ketua DPD Partai Golkar Banjar. Selanjutnya ia berjanji akan memanggil Gusti Abdurrahman, untuk dimintai klarifikasi karena menggelar Musda tanpa pemberitahuan.

“Kita lakukan pemanggilan dan memberikan pembinaan karena Gusti Abdurrahman sebagai anggota fraksi. Apabila membangkang, akan ada sanksi,” paparnya.

Tak hanya Gusti Abdurrahman saja, pembinaan tersebut juga ditujukan kepada Kamaruzaman yang menjadi Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar mendampingi Gusti Abdurrahman.

Sanksi yang diberikan kepada keduanya cukup berat, sebut Supian HK, yaitu pemecatan dari Partai Golkar.

“Kembalilah ke jalan yang sudah kita tempuh, jangan sampai dibinasakan. Kalau tidak mau, ngotot dan keras kepala, maka hak prerogatif, kami akan pecat,” tegasnya, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kalsel.

Sebelumnya, Gusti Abdurrahman menggelar Musda tandingan bersama pengurus Partai Golkar Kecamatan dimana ia secara aklamasi diangkat peserta Musda sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar didampingi Kamaruzzaman sebagai Sekretaris.

Gusti Abdurrahman atau akrab disapa Antung Aman sendiri adalah anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Fraksi Partai Golkar dan pengurus DPD Provinsi Kalsel.

Sedangkan Kamaruzzaman adalah Ketua Fraksi dan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, serta pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar.

Keduanya sempat menggugat kepemimpinan kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Banjar dibawah pimpinan H. Rusli ke Mahkamah Partai Golkar dan mengklaim gugatannya diterima. (ari)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *